Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JOMBANG

190 Muktamirin Akan Menginap di MA Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

190 Muktamirin Akan Menginap di MA Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Madrasah Aliyah (MA) Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah (MA-UWH) Tambakberas, Jombang, mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 27-31 Agustus 2026.

Lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) itu ditunjuk sebagai salah satu lokasi penginapan bagi peserta muktamar.

Sebagai bagian dari skema akomodasi yang disiapkan panitia, MA-UWH akan menampung sekitar 190 muktamirin.

Dua gedung berlantai tiga yang dimiliki madrasah tersebut disiapkan sebagai Tower A dalam pembagian kawasan penginapan peserta.

Kepala MA-UWH, Faizun Amir, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi internal pada Minggu (26/7/2026) untuk memastikan seluruh kebutuhan penginapan terpenuhi sebelum muktamar berlangsung.

“Persiapan terus kami lakukan agar seluruh fasilitas yang dibutuhkan peserta dapat tersedia dengan baik,” ucapnya, Senin (27/7/2026).

Menurut Faizun, kedua gedung yang akan digunakan memiliki total 19 kamar yang tersebar di tiga lantai. Gedung A telah berdiri sejak 2014, sedangkan Gedung B merupakan bangunan baru yang rampung pada 2024 dan berada sekitar 100 meter di sebelah timur Gedung A.

Sejumlah fasilitas juga terus dilengkapi, mulai dari pemasangan pendingin ruangan (AC), jaringan internet nirkabel (Wi-Fi), hingga penambahan fasilitas kamar mandi dan toilet.

Selain itu, pihak madrasah melakukan pengecatan ulang bangunan serta pemeliharaan berbagai sarana penunjang demi memberikan kenyamanan kepada para tamu.

Faizun menuturkan, keterlibatan MA-UWH dalam Muktamar NU bukan sekadar menjalankan tugas kepanitiaan, melainkan juga bentuk penghormatan kepada para muktamirin yang datang ke Jombang, daerah yang memiliki sejarah kuat dengan pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.

“Para muktamirin adalah tamu Mbah Wahab Hasbullah. Karena itu kami ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada beliau dan para tamu yang hadir,” katanya melanjutkan.

Selain menyiapkan sarana fisik, tenaga pendidik dan pengurus madrasah juga dilibatkan dalam kepanitiaan lokal. Faizun sendiri dipercaya menjadi Wakil Ketua Panitia Lokal Tambakberas yang bertugas mengoordinasikan penyelenggaraan penginapan peserta.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MA-UWH, Randi Setyawan, menyebut seluruh civitas akademika siap menjalankan amanah sebagai tuan rumah.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi lembaga untuk memberikan pelayanan terbaik selama muktamar berlangsung.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, menjelaskan kebutuhan akomodasi peserta dipenuhi dengan memanfaatkan gedung-gedung pendidikan di lingkungan pesantren dan lembaga mitra. Seluruh lokasi telah melalui proses survei dan dinyatakan layak oleh PBNU.

Secara keseluruhan, panitia menyiapkan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung untuk menampung sekitar 3.370 peserta muktamar.

Selain MA-UWH, lokasi penginapan juga berada di kompleks MMA Enam Tahun, MI Bahrul Ulum, MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha), hingga Kampus IAIBAFA.

“Seluruh titik penginapan telah dipetakan dan dipastikan memenuhi standar kelayakan setelah dilakukan survei bersama PBNU,” ungkap Gus Rozaq.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita