Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL CIREBON

Peringati Harganas dan HAN 2026, Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Peringati Harganas dan HAN 2026, Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Di akhir sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Pos KB, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam membangun keluarga berkualitas di Kota Cirebon.

“Mari kita satukan langkah untuk mewujudkan keluarga yang tangguh, anak-anak yang terlindungi, dan Kota Cirebon yang semakin setara serta berkelanjutan menuju tahun 2029,” ajaknya.

Sementara itu, Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kota Cirebon, Noviyanti Edo, mengajak seluruh keluarga untuk lebih aktif memantau tumbuh kembang anak sekaligus membangun komunikasi yang sehat di dalam keluarga. Menurutnya, peringatan Harganas dan Hari Anak Nasional seharusnya menjadi ruang refleksi bersama, bukan sekadar seremoni tahunan.

“Momentum ini harus menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Orang tua perlu hadir, mendampingi, dan mengetahui perkembangan anak-anaknya. Saya ingin Kota Cirebon benar-benar menjadi kota yang ramah anak, di mana setiap anak merasa aman, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.

Sebagai Bunda GenRe, Noviyanti juga memberikan motivasi kepada para remaja agar terus menjadi agen perubahan di lingkungannya. Ia mengajak Forum GenRe dan Forum Anak untuk aktif mengedukasi teman sebaya mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pernikahan usia dini, perundungan, hingga kekerasan seksual.

“Jangan pernah menutup mata terhadap persoalan yang terjadi di sekitar kita. Anak-anak GenRe harus menjadi pelopor yang mampu mengajak teman-temannya menjauhi perilaku berisiko dan membangun lingkungan yang lebih sehat serta saling peduli,” katanya.

Tak hanya berfokus pada anak dan remaja, Noviyanti juga mendorong penguatan program bagi kelompok lanjut usia melalui pengembangan Sekolah Lansia di seluruh kecamatan. Menurutnya, lansia tetap memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan apabila mendapatkan ruang dan pendampingan yang tepat.

“Kita ingin membangun masyarakat secara utuh, mulai dari bayi hingga lansia. Semua memiliki peran penting dalam keluarga dan pembangunan Kota Cirebon. Karena itu, saya mengajak seluruh camat, lurah, dan masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan program-program yang mendukung keluarga di setiap fase kehidupan,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala DPPPAPPKB Kota Cirebon, Buntoro Tirto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Harganas ke-33 dan Hari Anak Nasional ke-42 merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun keluarga yang tangguh sekaligus memenuhi hak-hak anak.

Menurutnya, tema “Ayah Wajib Hadir” menegaskan pentingnya keterlibatan ayah dalam perencanaan keluarga, pengasuhan, hingga pembentukan karakter anak. Sementara integrasi dengan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam mencegah kekerasan terhadap anak sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

“Melalui momentum ini kami ingin meningkatkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, mitra kerja, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga, memberikan dukungan nutrisi bagi penanganan stunting, mengapresiasi kader-kader berprestasi, sekaligus mendorong terwujudnya kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak di Kota Cirebon,” jelas Buntoro.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 259 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, camat dan lurah, organisasi perempuan, rumah sakit, instansi vertikal, lembaga amil zakat, Forum Anak, Tim Penggerak PKK, Penyuluh Lapangan KB (PLKB), kelompok kegiatan masyarakat, FKUB, perwakilan lansia, hingga Forum GenRe.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita