PONOROGO, KANALINDONESIA.COM – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo terus mempercepat pembangunan paving jalan poros di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Untuk mengejar target penyelesaian, personel Satgas TMMD bersama puluhan warga tetap bekerja hingga malam hari dengan memanfaatkan lampu penerangan, Selasa (28/7/2026).
Pengerjaan pada malam hari dipilih sebagai solusi menghadapi cuaca musim kemarau yang cukup ekstrem. Suhu udara yang sangat panas pada siang hari dinilai mengurangi kenyamanan dan produktivitas para pekerja, sehingga sebagian proses pembangunan dialihkan ke malam hari.
Anggota Satgas TMMD bersama warga tampak bergotong royong memasang paving blok secara bergantian. Semangat kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian salah satu sasaran fisik TMMD ke-129.
Salah seorang warga Dukuh Ngipik, Desa Bulu Lor, Sardi (48), mengatakan masyarakat berinisiatif mengusulkan kerja bakti pada malam hari karena kondisi cuaca siang yang sangat terik.
“Kalau siang cuacanya panas sekali, apalagi saat memasang paving. Sengatan matahari sangat terasa, sehingga sebagian warga mengusulkan pekerjaan dilakukan pada malam hari,” ujar Sardi.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari Dukuh Ngipik itu menilai pekerjaan menjadi lebih efektif ketika dilakukan malam hari. Selain udara lebih sejuk, warga dapat bekerja dengan lebih nyaman dan fokus.
“Kalau kerja bakti malam hari saat musim kemarau seperti ini hasilnya lebih maksimal. Semua warga bisa bekerja bersama tanpa terganggu panas seperti pada siang hari,” katanya.
Saat ditanya mengenai kebiasaan warga melaksanakan kerja bakti pada malam hari, Sardi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hal baru apabila kondisi memungkinkan.
“Kalau pekerjaannya memang memungkinkan dilakukan malam hari, apalagi saat musim kemarau, kami lebih memilih bekerja malam karena terasa lebih ringan,” ungkapnya.
Di lokasi pekerjaan, belasan personel Satgas TMMD ke-129 dari Yonif TP 834/SBY bersama puluhan warga terlihat bahu-membahu menyelesaikan pemasangan paving jalan poros desa. Kekompakan antara TNI dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan yang selama ini menjadi semangat utama pelaksanaan program TMMD.
Pembangunan jalan poros desa sepanjang hampir satu kilometer tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar mobilitas hasil pertanian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Bulu Lor. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, progres pembangunan diyakini dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

