GRESIK,KANALINDONESIA.COM : Sejumlah pengguna jalan yang melintas di depan Polsek Wringinanom, Kabupaten Gresik, sempat dibuat penasaran saat melihat banyak anggota polisi berjajar di tepi Jalan Nasional Legundi–Mojokerto. Tak sedikit pengendara yang mengira sedang berlangsung razia kendaraan hingga memilih memutar balik atau menyiapkan kelengkapan surat-surat kendaraan mereka.
Namun dugaan tersebut ternyata keliru. Kehadiran para personel Polsek Wringinanom bukan untuk melakukan razia, melainkan menggelar program makan gratis bagi masyarakat dan para pengguna jalan.
Begitu mengetahui kegiatan tersebut bukan razia, para pengendara langsung mendatangi halaman Polsek Wringinanom untuk menikmati makanan yang telah disediakan. Program ini disambut antusias oleh berbagai kalangan, mulai dari pengemudi ojek online, sopir truk, lansia hingga warga sekitar.
Salah seorang pengemudi ojek online, Salim (35), mengaku sempat panik ketika melihat banyak polisi berjaga di pinggir jalan.
“Saya pikir tadi razia kendaraan, saya langsung menyiapkan surat-surat kendaraan. Eh ternyata ada makan gratis. Terima kasih Pak Kapolsek, sehat selalu, panjang umur, dan kariernya semakin sukses,” ujarnya usai menikmati hidangan.
Hal senada disampaikan Mariono (54), sopir truk asal Desa Seduri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Ia mengaku berangkat bekerja tanpa sempat sarapan.
“Kebetulan saya berangkat dari rumah belum sarapan. Maturnuwun Pak Polisi. Semoga kegiatan seperti ini bermanfaat dan polisi selalu menjadi pengayom serta pelindung masyarakat,” tuturnya.
Warga sekitar juga memberikan apresiasi terhadap inovasi yang digagas Kapolsek Wringinanom. Mereka berharap kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk kedekatan polisi dengan masyarakat.
Kapolsek Wringinanom, AKP Ahmad Fahri, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution agar anggota Polri semakin dekat dan membaur dengan masyarakat.
“Kami ingin menghilangkan stigma negatif yang masih ada di tengah masyarakat dan menggantinya dengan kehadiran polisi yang benar-benar menjadi milik masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti makan gratis ini, kami berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat,” ujar AKP Ahmad Fahri.
Program makan gratis tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polsek Wringinanom dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, bersahabat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

