GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Program makan gratis yang digelar Polsek Wringinanom, Polres Gresik, terus berlanjut dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Memasuki pelaksanaan Jumat (14/8/2026), antusiasme warga terlihat semakin tinggi.
Program yang digagas Kapolsek Wringinanom AKP Ahmad Fahri, S.Tr.K., S.I.K. tersebut menjadi salah satu cara jajaran kepolisian untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menciptakan suasana pelayanan yang humanis.
Jika sebelumnya sejumlah pengguna jalan sempat mengira anggota polisi yang berjajar di pinggir jalan sedang melakukan razia kendaraan, kini masyarakat mulai memahami bahwa setiap Jumat terdapat kegiatan sarapan gratis di Mapolsek Wringinanom.
Kapolsek Wringinanom AKP Ahmad Fahri mengatakan, program tersebut bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi menjadi sarana bagi polisi untuk berinteraksi langsung dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Sesuai arahan pimpinan, dan sebagai penanggung jawab wilayah, kami berkeinginan menghilangkan stigma yang tidak pantas terhadap institusi. Kami memastikan Polsek Wringinanom selalu membaur dengan masyarakat,” ujar AKP Fahri.
Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat sangat penting. Dengan komunikasi yang terjalin baik, warga diharapkan tidak sungkan menyampaikan berbagai informasi maupun persoalan yang terjadi di lingkungannya.
“Kami berharap kalau ada informasi apa pun di masyarakat, mereka tidak sungkan dengan kita. Untuk itu, dengan program makan gratis ini, masyarakat siapa pun boleh berkunjung ke Mapolsek, baik ada keperluan maupun sekadar singgah,” jelasnya.
Animo Masyarakat Semakin Tinggi
Pelaksanaan sarapan gratis kali ini terlihat lebih ramai dibandingkan kegiatan sebelumnya. Warga dari berbagai kalangan datang untuk menikmati hidangan yang disediakan jajaran Polsek Wringinanom.
Salah satunya Kakek Jamali (65), warga Perning, Mojokerto, yang sehari-hari bekerja sebagai pemungut sampah. Ia mengaku mengetahui adanya program tersebut dari tetangganya.
“Ternyata benar di Polsek Wringinanom tiap Jumat ada sarapan gratis. Sejak pagi saya antre di halaman Polsek. Alhamdulillah, saya dari rumah sengaja tidak sarapan,” tuturnya sembari membawa karung berisi botol bekas hasil memulung.
Bagi Jamali, program tersebut sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang menjalani aktivitas sejak pagi dan belum sempat sarapan.
Personel TNI Ikut Menikmati Sarapan Gratis
Program tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah anggota TNI yang kebetulan melintas di kawasan Wringinanom. Puluhan anggota Korem 082 Mojokerto yang sedang dalam perjalanan menuju wilayah Gresik turut berhenti dan menikmati sarapan gratis.
Salah seorang anggota TNI mengaku sempat mengira kendaraan mereka dihentikan karena pemeriksaan ketika melihat sejumlah anggota polisi berada di pinggir jalan.
“Terima kasih, Pak. Kebetulan kami sedang ada tugas dari komandan ke suatu tempat di Gresik. Ketika di depan Polsek kendaraan kami dihentikan, kami kira ada apa. Ternyata mendapatkan sarapan gratis,” ujarnya.
Suasana tersebut menunjukkan bahwa program makan gratis Polsek Wringinanom tidak hanya menjadi ruang berbagi makanan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian, TNI dan masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, Polsek Wringinanom berupaya menghadirkan wajah kepolisian yang lebih dekat, terbuka dan humanis. Bagi AKP Fahri, membangun kepercayaan masyarakat tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan hadir dan berinteraksi langsung bersama warga.
“Polisi harus dekat dengan masyarakat. Ketika masyarakat merasa nyaman datang ke kantor polisi, komunikasi akan lebih mudah dan berbagai persoalan di wilayah bisa diketahui sejak dini,” pungkasnya.

