Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Ke Mana Anggaran Rp6,8 Miliar? GOR Pemuda KBB Hanya Tinggalkan Rangka, KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan

Ke Mana Anggaran Rp6,8 Miliar? GOR Pemuda KBB Hanya Tinggalkan Rangka, KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan

Pertanyaan publik pun bermunculan. Jika anggaran yang terealisasi mencapai sekitar Rp6,8 miliar, mengapa pembangunan belum menghasilkan gedung yang dapat digunakan? Sejauh mana progres fisik yang telah dikerjakan dan bagaimana pertanggungjawaban atas anggaran tersebut?

Temuan di lapangan itu juga mendorong munculnya desakan agar persoalan pembangunan GOR Pemuda KBB mendapat perhatian lebih serius dari lembaga penegak hukum.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan untuk menelusuri proyek tersebut dan memastikan apakah terdapat atau tidak terdapat indikasi tindak pidana korupsi maupun penyimpangan dalam proses pembangunan dan penggunaan anggarannya.

Desakan tersebut bukan berarti menuduh telah terjadi korupsi. Namun, dengan adanya proyek bernilai miliaran rupiah yang hingga hampir tiga tahun belum selesai, sementara bangunan yang terlihat di lapangan masih berupa rangka, pemeriksaan secara menyeluruh dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat.

KPK diharapkan dapat melihat seluruh rangkaian proyek, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, tender, kontrak pekerjaan, progres fisik, pembayaran kepada penyedia, hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Jika seluruh proses tersebut ternyata berjalan sesuai aturan dan tidak ditemukan penyimpangan, hasil pemeriksaan juga dapat menjadi jawaban sekaligus penjelasan bagi publik.

Sebaliknya, apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau penyimpangan, masyarakat berharap persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pasalnya, proyek yang menggunakan uang negara semestinya menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan justru menjadi bangunan terbengkalai selama bertahun-tahun.

Hampir tiga tahun mangkraknya GOR Pemuda KBB kini bukan hanya menyisakan persoalan pembangunan, tetapi juga pertanyaan mengenai efektivitas anggaran dan pertanggungjawaban proyek.

Publik menunggu kejelasan: kapan proyek tersebut akan dilanjutkan, berapa anggaran yang masih dibutuhkan untuk menyelesaikannya, dan yang tidak kalah penting, apakah dalam proyek bernilai miliaran rupiah tersebut terdapat penyimpangan atau tidak.

Karena itu, pemeriksaan dan penelusuran oleh lembaga berwenang dinilai penting agar persoalan GOR Pemuda KBB tidak terus menjadi tanda tanya di tengah masyarakat.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita