SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Kesiapsiagaan petugas pengamanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya kembali membuahkan hasil setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sembilan pocket narkotika jenis sabu yang disembunyikan secara licik di dalam makanan tradisional pada Rabu (09/09).
Insiden bermula ketika seorang pengunjung perempuan berinisial IF mendatangi area layanan kunjungan Rutan Kelas I Surabaya sekitar pukul 09.30 WIB dan menunjukkan gelagat mencurigakan yang langsung memantik insting kewaspadaan petugas P2U, yakni AH dan BCD.
Tanpa buang waktu, petugas langsung melakukan penggeledahan mendalam terhadap seluruh barang bawaan IF, hingga akhirnya menemukan barang haram berupa serbuk kristal putih yang dikemas dalam plastik bening dan disembunyikan rapat-rapat di dalam kerupuk plompong.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengapresiasi ketelitian dan kewaspadaan jajaran petugas dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Ketelitian dan kewaspadaan merupakan kunci utama dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Saya mengapresiasi kesigapan jajaran pengamanan terutama petugas pemeriksa kunjungan dalam menjalankan tugas, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dan ditangani dengan baik. Penggagalan penyelundupan kembali ini sekali lagi menjadi bukti komitmen kami dalam mewujudkan Rutan Kelas I Surabaya yang bersih dari narkoba. Pertahankan integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Usai menemukan barang yang diduga narkotika tersebut, pihak Rutan Kelas I Surabaya langsung mengamankan IF beserta barang bukti. Selanjutnya, Rutan berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Rutan Kelas I Surabaya menegaskan bahwa pencegahan dan pemberantasan narkotika menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Pemeriksaan terhadap pengunjung maupun barang bawaan dilakukan secara berlapis sebagai langkah pencegahan masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Rutan.
Keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut disebut menjadi bukti pentingnya deteksi dini, ketelitian petugas, serta sinergi dengan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan Rutan Kelas I Surabaya yang aman, tertib, dan bersih dari narkotika. (SNT)

