“Keberhasilan lembaga ekonomi desa berada di tangan Bapak dan Ibu semua. Karena Bapak dan Ibulah yang paling memahami potensi, kebutuhan, dan persoalan di lapangan,” tuturnya.
Jambore BUMDes dan Seminar Penguatan Lembaga Ekonomi Desa tersebut melibatkan 20 desa di Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan itu menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas pengelola lembaga ekonomi desa sekaligus membuka peluang kolaborasi antara BUMDes, KDMP, UMKM, dan berbagai sektor ekonomi lainnya.
Dengan penguatan kelembagaan dan perluasan jaringan pasar, produk masyarakat desa diharapkan tidak hanya berhenti sebagai komoditas lokal, tetapi mampu masuk ke rantai pasok yang lebih luas, termasuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

