PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 780 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Pacitan. Dari 45 desa yang menggelar Pilkades, kepolisian memetakan 13 desa masuk kategori rawan.
Kesiapan pengamanan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Grindulu 2026 dan Pelatihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Pacitan, Rabu, 7 Oktober 2026.
Apel dipimpin Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar dan dihadiri Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta panitia Pilkades dari masing-masing desa penyelenggara.
780 Personel Dibagi untuk 45 Desa
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, kekuatan pengamanan terdiri atas berbagai unsur.
Polres Pacitan mengerahkan 350 personel kepolisian, kemudian diperkuat 60 personel BKO Sat Brimob, 90 personel TNI, 30 personel Satpol PP, dan 250 personel Linmas.
“Seluruh personel gabungan ini nantinya akan disebar untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi di 45 desa penyelenggara,” kata Ayub.
Dari 45 desa tersebut, sebanyak 32 desa dikategorikan kurang rawan, sedangkan 13 desa masuk kategori rawan.
Pemetaan tersebut menjadi dasar kepolisian dalam menentukan pola pengamanan selama tahapan Pilkades berlangsung.
Polisi Waspadai Politik Identitas hingga Hoaks
Ayub mengatakan, Pilkades memiliki karakteristik berbeda dengan pemilihan di tingkat yang lebih tinggi karena kontestasi berlangsung langsung di lingkungan masyarakat desa.
Karena itu, kepolisian mengantisipasi sejumlah potensi gangguan keamanan, mulai dari politik identitas, isu SARA, kampanye negatif, berita bohong atau hoaks, hingga ujaran kebencian.
“Pemetaan kerawanan ini menjadi perhatian serius mengingat kontestasi tingkat desa memiliki karakteristik sensitivitas yang tinggi,” ujar Ayub.
Untuk memperkuat kesiapan aparat, personel gabungan juga mengikuti simulasi Sispamkota. Latihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan taktis sekaligus koordinasi antarpersonel ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.
Pilkades Pacitan Berlangsung hingga Desember
Tahapan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pacitan telah dimulai sejak 9 Juli 2026.
Seluruh rangkaian tahapan dijadwalkan berlangsung hingga 14 Desember 2026. Dengan demikian, pengamanan tidak hanya difokuskan pada hari pemungutan suara, tetapi juga seluruh rangkaian tahapan yang berpotensi menimbulkan dinamika di masyarakat.
Polres Pacitan menegaskan kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi bagian penting untuk memastikan pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman dan kondusif.

