Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Polri dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama, Bongkar Jaringan Narkotika

Polri dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama, Bongkar Jaringan Narkotika

Berdasarkan hasil koordinasi dan pertukaran informasi intelijen, aparat Indonesia melakukan pengungkapan pada 21 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, petugas menangkap 11 tersangka dan menyita 1,2 ton sabu dari laboratorium gelap di Aceh.

Pada saat yang sama, otoritas Tiongkok menangkap tujuh orang yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut di wilayahnya.

Lan mengapresiasi koordinasi antara aparat penegak hukum ketiga negara. Ia menilai keberhasilan pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi, pertukaran informasi, dan operasi bersama untuk menangani kejahatan narkotika yang melintasi batas yurisdiksi.

“Pihak Tiongkok, Indonesia, dan Malaysia dalam kasus kerja sama penegakan kasus ini, kita menunjukkan kapasitas penyelidikan yang sangat profesional, operasi gabungan yang kompak, pengambilan keputusan yang tegas, saling pengertian, dan juga akhirnya bisa mengungkapkan kasus ini dan mencapai hasil yang nyata dan luar biasa,” ujarnya.

Lan berharap kerja sama Indonesia dan Tiongkok dalam pemberantasan narkotika terus diperkuat. Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi penegakan hukum dinilai penting untuk mengungkap jaringan penyelundupan yang beroperasi di beberapa negara.

Pertemuan bilateral di Mabes Polri tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antarnegara dalam menghadapi kejahatan narkotika yang semakin kompleks. Melalui kolaborasi berkelanjutan, aparat penegak hukum diharapkan dapat menelusuri jaringan hingga ke pihak yang mendanai dan mengendalikan operasionalnya, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkoba.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita