MAGETAN, KANALINDONESIA.COM: Dinas Dikpora (Pendidikan Pemuda dan Olah Raga) Magetan memberangkatkan 120 atlit pelajar ke ajang POPDA ((Pekan Olah Raga Pelajar Daerah) Jawa Timur ke 25 dan PEPARPEDA(Pekan Paralimpik Pelajar Daerah). Yaitu ajang kompetisi olahraga yang dikhususkan bagi pelajar penyandang disabilitas ke 3 tahun 2026. Pelepasan atlit dilaksanakan di Pendopo Surya Graha oleh Sekdakab Magetan, Wely Kristanto, Rabu, (4/11/2026). Para atlit ini bakal bertanding di 25 cabang olah raga. Pertandingan sendiri berlokasi di Ngawi dan Surabaya. Mulai tanggal 6 – 11 Nopember 2026.
Kepala Dinas Dikpora Magetan, Suhardi berharap para atlit mampu menunjukkan semangat juang yang tinggi. Dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Apalagi saat ini sudah ada atlit yang meraih medali perak dan perunggu.
” Harapan kami ya anak anak mampu tampil yang terbaik. Dengan perolehan medali perak dari cabor renang dan perunggu dari cabor Muathai, dapat memicu semangat untuk meraih medali”, harapnya.
Menariknya, dari 120 atlit yang berlaga, ada sejumlah atlit yang berangkat secara mandiri. Mereka yang berangkat mandiri menjadi tanggungjawab pengurus cabor yang bersangkutan. Namun secara administrasi pendaftaran tetap menjadi tanggungjawab Dinas Dikpora.
” Ya memang ada yang berangkat sendiri. Ini memang kehendak dari cabor sendiri. Mungkin karena antusiasnya yang tinggi dan lokasinya dekat di Ngawi, teman teman rela mandiri memberangkatkan atlitnya,” jelas Suhardi.
Sebagai perbandingan pada POPDA tahun 2024 lalu, Magetan mengikuti 13 cabor. Dengan perolehan medali 1 emas,1 perak dan 1 perunggu. Tahun ini meningkat menjadi 25 cabor. Pada pra pembukaan, atlit renang Magetan telah memperoleh 1 medali perak. Sedangkan cabor Muathai memperoleh 2 perunggu. Namun karena masih eksebisi, perolehan tersebut tidak masuk dalam catatan perolehan medali.
120 Atlit Pelajar Magetan Berangkat ke Ajang POPDA Jatim

Bagikan
Baca berita lainnya:
