PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Sebelum membuka secara resmi Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, berkeliling mengunjungi stan peserta di kawasan Alun-Alun Ponorogo, Selasa (3/11/2026).
Didampingi Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno dan Sekretaris Daerah Agus Sugiarto, Lisdyarita menyapa peserta sekaligus melihat berbagai produk, karya, dan inovasi yang dipamerkan. Ia tampak memberikan perhatian kepada peserta yang memperkenalkan hasil kreativitas dan inovasi masing-masing.
Saat mengunjungi sejumlah stan, Lisdyarita beberapa kali memberikan apresiasi dan semangat kepada peserta. “Top, mantab, semangat,” ungkapnya saat berinteraksi dengan peserta.
Ia juga mengaku terkesan setelah melihat langsung beragam inovasi yang ditampilkan. “Kesan-kesannya keren habis. Saya masuk ke stan melihat adanya inovasi-inovasi luar biasa. Ternyata inovasinya keluar semua. Ponorogo top banget,” ungkap Lisdyarita.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum Lisdyarita membuka secara resmi Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 di panggung utama Alun-Alun Ponorogo.
Dalam sambutannya, Lisdyarita menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda hiburan, melainkan ruang kolaborasi untuk mempertemukan berbagai potensi daerah.
Menurutnya, Kemilau Pekan Raya Ponorogo menjadi panggung bagi organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkenalkan program dan pelayanan publik kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk lokal serta memperluas jangkauan pasar.
“Panggung bagi UMKM sebagai sarana promosi dan perluasan pasar produk lokal agar semakin naik kelas. Panggung para kreator dan pelajar untuk berkarya serta berkompetisi,” kata Lisdyarita.
Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 menghadirkan empat ekosistem kegiatan, yakni Expo dan Inotech, pameran ekonomi kreatif dan bazar UMKM, Festival Musik Pelajar, serta konser musik dan penganugerahan penghargaan.
Berdasarkan data penyelenggara, terdapat 88 stan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 48 stan diperuntukkan bagi pameran inovasi dan teknologi, sedangkan 40 stan lainnya menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM.
Berbagai inovasi dari perangkat daerah, institusi pendidikan, pelaku usaha, hingga komunitas turut ditampilkan. Sementara pelaku UMKM menghadirkan beragam produk lokal yang dapat dikenal langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi, memperluas promosi produk lokal, serta membuka peluang kolaborasi antarpelaku usaha dan berbagai sektor pembangunan.
Kemilau Pekan Raya Ponorogo berlangsung pada 3–6 November 2026. Pada malam pembukaan, panggung hiburan dimeriahkan grup musik Last Child yang menarik ribuan penonton ke kawasan Alun-Alun Ponorogo. Sementara Ndarboy Genk dijadwalkan tampil pada malam penutupan.

