BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Konvoi ratusan sepeda motor yang diikuti 13 komunitas motor di Kabupaten Bangkalan – Jatim. Diantaranya perkumpulan motor bernama Kombal, HPCI, AMC, BSC, Besi, Scooba, Kacong CB, YRKB dan Slow On Whells. Terlihat tanpa membawa bendera partai paslon peserta Pilkada Serentak 2024 dan tanpa memakai knalpot BRONK. Start pukul 15.00 didepan pendopo agung Bangkalan kemudian meluncur sejauh 18 km. Melewati rute Jalan Ahmad Yani, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Pemuda Kaffa, pertigaan Tangkel Burneh, akses Suramadu Sisi Madura dan finish di Sentra IKM Suramadu Sisi Madura. Dibawah komando Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, konvoi berjalan tertib dan meriah.
Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh saat memberi sambutan dipanggung IKM mengatakan turing tipis – tipis Riding Pengawasan Pilkada Serentak 2024 tersebut. Dalam rangka Pengawasan Partisipatif di Kabupaten Bangkalan. Termasuk Sosialisasi berkenaan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 Gubernur – Wagub dan Bupati – Wabup di Kabupaten Bangkalan.
Sengaja mengajak komunitas motor karena paling tertib dan tidak menerobos rambu – rambu lalu lintas. Tidak beda dengan Pilkada Serentak 2024 juga banyak rambu – rambu yang tidak boleh diterobos dan harus ditaati. Jika melanggar akan disemprit pihak Bawaslu Bangkalan.
“Anak – anak motor dikenal peduli dan tidak melanggar aturan Pilkada. Kalau diajak kampanye harus pakai helm, ” kata Mustain
Lebih lanjut Ketua Bawaslu Bangkalan ini mengajak anak – anak komunitas motor dan kaula muda, banyak juga yang hadir bersama Komisioner Bawaslu Bangkalan, Mustain Saleh yang tampak mendampingi Ketua Bawaslu Provinsi Jatim, Nurlia Anggreni beserta komisioner lainya. Mengingatkan pesta demokrasi Pilkada Serentak akan dilaksanakan 27 Nopember 2024 mendatang. Agar anak – anak komunitas motor dan kaula muda lainya. Hadir di TPS – TPS terdekat untuk memilih dan mencoblos kontestan Pilkada sesuai hati nurani masing – masing.
“Jangan lupa kalau menemui pelanggaran atau kecurangan di TPS, di potho atau divideokan dan lapor langsung ke Bawaslu Bangkalan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para komunitas motor dan berbagai door prize bagi yang bisa menebak beberapa pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara.
Satu hal yang membuat acara sosialisasi Bawaslu Bangkalan di Sentra IKM Suramadu sisi Madura tersebut. Berjalan meriah dan mendapat sambutan hangat dari ratusan anak – motor. Adalah hadirnya grup band yang menamakan dirinya “Debu Jalanan” bergenre (aliran ) musik regee. Membuat anak – anak motor dan undangan lainya hanyut ikut bendendang riang dan berjoget kecil hingga waktu magrib tiba.
“Musiknya enak mas, kita dibawa hanyut tanpa sekat perbedaan dan bergoyang kecil bersama,” pungkas Indra. (sumaryanto_kanalindonesia.com)

