SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Masyarakat Jawa Timur dihimbau untuk menjaga kerukunan dan persatuan pasca aksi demonstrasi yang berlangsung rusuh dan anarkis. Himbauan ini disampikan
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedy Iwansah menyampaikan ini pasca demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya dan beberapa wilayah lainnya, hingga menimbulkan kerugian akibat pembakaran dan penjarahan. Saat ini kerusakan akibat demo ini menyebabkan kerugian hingga 900 miliar rupiah.
“Surat Edaran Gubernur sudah jelas. Kami di Komisi A juga mengimbau seluruh stakeholder untuk menjaga kerukunan. Jawa Timur ini rumah kita, mari kita rawat bersama,” ujar Dedi Irwansyah.
Dedi menyesalkan aksi demo berlanjut ke aksi kerusuhan seperti yang terjadi di Grahadi. Padahal sebenarnya tidak ada larangan untuk melakukan aksi demo, namun sayangnya yang terjadi malah berujung pada kerusuhan bukan demo yang mengedepankan etika, “Boleh menyampaikan aspirasi, tapi salurkan dengan cara yang elok. Ini rumah kita, mari dijaga dengan cinta. Jangan sampai kita merusak diri sendiri. Grahadi itu bukan sekadar aset pemerintah, tapi simbol kultur Jawa Timur,” tegas anggota DPRD Jatim dari Dapil Sidoarjo itu.
Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, dirinya sudah bertemu dengan kelompok Cipayung Plus dan pemuda lintas iman untuk mengajak semua pihak menahan diri, menjaga pikiran, serta menyatukan energi demi kebaikan bersama.
“Alhamdulillah, kami sudah berdialog dengan berbagai elemen. Intinya, kita harus sama-sama memahami kondisi saat ini, menyatukan tenaga dan pikiran untuk menjaga Jawa Timur agar lebih sehat dan maju,” jelasnya.
Lebih jauh, Dedi menekankan pentingnya teladan dari elit politik dan pejabat publik. Menurutnya, hampir semua pimpinan partai telah memberi instruksi agar kader tidak bersikap berlebihan di ruang publik.
“Bagi ASN dan pemerintah Jawa Timur, mari kita tunjukkan budaya adiluhung, tata krama yang baik. Jangan menonjolkan sesuatu secara berlebihan. Apalagi kondisi ekonomi saat ini sedang sulit, sehingga potensi kecemburuan sosial cukup tinggi. Mari kita jadi pemimpin yang memberi teladan dengan sikap yang baik,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, ia berharap seluruh pihak dapat menjaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan kondusif, meski aspirasi publik tetap berjalan. Nang

