Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL CIREBON

Jembatan Gantung Babakan Losari Baru 4 Bulan Diresmikan, Kini Ambrol dan Viral di Medsos

Jembatan Gantung Babakan Losari Baru 4 Bulan Diresmikan, Kini Ambrol dan Viral di Medsos
Presidium Obor Cirebon Timur, Qorib Magelung Sakti.

CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Warga Desa Babakan Losari Lor, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon dikejutkan oleh ambrolnya Jembatan Gantung Babakan Losari, sebuah fasilitas publik yang menjadi penghubung penting antara wilayah Cirebon dan Brebes. Jembatan tersebut tiba-tiba runtuh, hanya empat bulan setelah diresmikan.

Peristiwa ini terekam oleh kamera ponsel warga dan dengan cepat menyebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat jelas pondasi jembatan ambruk ke dasar sungai, sementara material konstruksi berserakan. Tiang-tiang penyangga yang sebelumnya berdiri kokoh kini roboh dan tak lagi berbentuk.

Presidium OBOR Cirtim, Qorib Magelung Sakti, mendesak penanganan serius terkait insiden tersebut. Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan jembatan yang menelan anggaran sebesar Rp13,5 miliar.

“Kami mendesak pemeriksaan seluruh pejabat terkait, termasuk Bupati dan Ketua DPRD, yang dinilai berpotensi mengetahui atau terlibat dalam proses pembangunan. Audit menyeluruh terhadap dinas terkait dan pihak pemborong harus segera dilakukan,” tegasnya.

Qorib menilai ambrolnya jembatan ini menguatkan indikasi adanya penyimpangan anggaran. Ia menyebut pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon tengah menghadapi krisis akut.

“Kabupaten Cirebon sudah krisis korupsi. Pembangunan amburadul, anggaran jadi bancakan. Jembatan Gantung Babakan Losari yang baru empat bulan diresmikan sudah longsor lagi,” ujarnya.

Warga setempat menduga runtuhnya jembatan terjadi pada malam hari ketika kondisi sekitar sepi. Mereka bersyukur tidak ada korban jiwa. Menurut warga, pada pagi dan siang hari jembatan kerap dilintasi masyarakat serta menjadi lokasi favorit untuk berswafoto.

Akibat kerusakan parah pada struktur utama, akses jembatan kini ditutup total. Aparat desa bersama petugas keamanan memasang garis pembatas untuk mencegah warga mendekat, mengantisipasi potensi runtuhan susulan.

Tim BPBD Kabupaten Cirebon telah mendatangi lokasi untuk melakukan penilaian awal, termasuk pemeriksaan kondisi pondasi, kestabilan tanah, serta potensi risiko tambahan bagi warga sekitar.

Jembatan Gantung Babakan Losari memiliki panjang 230 meter dan lebar 1,8 meter, menjadi jalur vital penghubung masyarakat Desa Babakan Losari (Cirebon) dengan wilayah Babakan Losari di Kabupaten Brebes.

Ambrolnya jembatan ini menimbulkan tanda tanya besar, terlebih karena jembatan tersebut baru saja diresmikan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, oleh Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian PUPR. Acara peresmian itu ikut dihadiri Bupati Cirebon H. Imron, Anggota DPR RI H. Dedi Wahidi, serta Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Shopi Zulfia.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun Kementerian PUPR terkait penyebab pasti ambrolnya jembatan tersebut.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita