Update Gempa Pacitan, 14 Rumah Rusak dan 1 Warga Meninggal

Update Gempa Pacitan, 14 Rumah Rusak dan 1 Warga Meninggal

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Gempa magnitudo 6,4 yang mengguncang Pacitan, pada Jumat (6/2/2026) tadi malam, mengakibatkan sejumlah bangunan rumah dan prasarana umum rusah akibat guncangan gempa tadi malam.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko,menyampaikan, untuk kerusakan rumah dan prasarana umum di kabupaten Pacitan, data sementara sampai hari ini yang masuk di Pusdalops BPBD ( Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana ) ada 14 rumah dan bangunan prasarana umum berat maupun ringan, dan lagi 1 orang meninggal dunia.

” Kerusakan bangunan akibat gempa bisa disebabkan bangunan lama atau tua. Sedangan data di 12 kecamatan juga belum masuk di Pusdalops BPBD, seperti halnya di lingkungan Temon Desa Ploso itu dikarenakan bangunan baru akan tetapi tidak memakai slup ring dan lainnya akibat bangunan lama,” ujar Erwin.

Masih menurutnya, untuk kronologis 1 warga atas nama Joko Susanto ( 53 ) dusun Krajan Kidul RT 03.RW 02,Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo yang di diduga meninggal akibat gempa tadi malam itu ” memang korban lari keluar rumah saat terjadi Gempa.

” Kejadian itu spontan lari dan jatuh tersungkur dihalaman rumah, setelah melihat kejadian itu keluarga dan warga menolong membawa ke Puskesmas, namun nyawa tak tertolong,” ungkapnya,pada Jumat ( 6/2/2025 ).

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Pacitan mencatat Guncangan gempa susulan sebanyak 12 kali guncangan, namun yang terbesar guncangan yang kedua. Dan dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Timur, antara lain Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, hingga Surabaya, Pasuruan, Jember, dan Banyuwangi, serta beberapa wilayah di jalur Pantura.

Erwin Adriatmoko, menambahkan, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Ia juga menghimbau jika ada gempa jangan panik, saat didalam rumah juga bisa berlindung dibawah meja, saat ini kami masih terus memantau perkembangan di lapangan, dan menunggu pendataan dari 12 kecamatan se Kabupaten Pacitan, Kami berharap tidak terjadi gempa susulan lagi di Kabupaten Pacitan,” pungkasnya.( Bc )