Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Dukung Program Mudik Gratis Gubernur Jatim, Sri Wahyuni Juga Ingatkan Pemudik Pastikan Keamanan Rumah

Dukung Program Mudik Gratis Gubernur Jatim, Sri Wahyuni Juga Ingatkan Pemudik Pastikan Keamanan Rumah

SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Program Mudik Gratis yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapat apresiasi dan dukungan dari Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni.

Sesuai informasi yang disampaikan pihak Pemprov Jatim, tahun ini Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 siap mengantar 7.000 warga Jawa Timur pulang ke kampung halaman dengan 20 tujuan kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

Dari total 7.000 kuota tersebut, sebanyak 4.000 penumpang diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan armada bus. Sementara itu, sebanyak 3.000 penumpang akan diberangkatkan melalui jalur laut dalam 12 kali pelayaran, dengan estimasi sekitar 250 orang pada setiap keberangkatan. Selain itu, disiapkan pula pengangkutan 200 unit sepeda motor secara gratis.

Sri Wahyuni memandang banyak yang akan terbantu dengan mudik gratis ini, sekaligus bukti nyata negara hadir menjamin keselamatan dan kenyamanan warga saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain tentu saja membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,

“Kami memberikan apresiasi kepada Ibu Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran. Dengan mudik gratis, masyarakat bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya,” ujar Sri Wahyuni, Selasa (3/3/2026).

Kata Sri Wahyuni, ini adalah langkah Pemprov Jatim dalam mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, terutama bagi masyarakat yang biasa menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh saat Lebaran.

“Fasilitas angkut motor gratis ini sangat penting. Kita tahu risiko perjalanan jauh menggunakan sepeda motor cukup tinggi. Ini bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga,” tegasnya.

Kepada para pemudik, Politisi perempuan ini berpesan agar para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman, tidak hanya mikir perjalan ke tujuan mudik, tetapi juga memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

Pastikan pemudik sudah memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas dalam keadaan mati, mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta menyimpan barang-barang berharga di tempat yang aman. Kalau perlu melakukan chek liat yang harus dipastikan dinonaktifkan sebelum berangkat.

“Pastikan listrik yang tidak perlu sudah dimatikan, kompor dan gas benar-benar dalam kondisi aman. Jangan lupa cek pintu dan jendela, serta titipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan. Ini penting untuk mencegah kebakaran maupun tindak pencurian,” tandas dia.

Politisi Demokrat ini berharap, tradisi mudik tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh kebahagiaan, sehingga masyarakat Jawa Timur dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa kekhawatiran.

“Silaturahmi adalah momen yang sangat berharga. Semoga perjalanan mudik masyarakat Jatim tahun ini selamat sampai tujuan dan kembali ke rumah dengan penuh cerita bahagia,” pungkas perempuan asal Bojonegoro ini. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita