Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JAKARTA

TNI-Polri Masih Siaga di Matraman Dalam, Dua Kelompok Sepakat Berdamai

TNI-Polri Masih Siaga di Matraman Dalam, Dua Kelompok Sepakat Berdamai

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Situasi keamanan di kawasan Matraman Dalam, Jakarta, mulai berangsur kondusif setelah sebelumnya sempat terjadi kericuhan yang melibatkan dua kelompok.

Meski kondisi telah mereda, aparat gabungan TNI dan Polri masih disiagakan di sejumlah titik kawasan tersebut pada Selasa (28/7/2026). Penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah munculnya kembali aksi lanjutan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah personel gabungan masih melakukan pengamanan dan pemantauan di kawasan Matraman Dalam. Kehadiran aparat diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada warga sekaligus menjaga situasi tetap terkendali.

Di tengah pengamanan yang masih berlangsung, upaya penyelesaian konflik juga mulai ditempuh melalui jalur mediasi. Kedua pihak yang sebelumnya terlibat perselisihan disebut telah sepakat untuk mengakhiri konflik dan menyelesaikan persoalan secara damai.

Proses mediasi tersebut diwakili oleh ketua RW setempat bersama kuasa hukum dari pihak korban. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak didorong untuk mengedepankan musyawarah serta menahan diri agar situasi tidak kembali memanas.

“Kedua belah pihak sudah berdamai,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Meski kesepakatan damai telah ditempuh, proses hukum terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kericuhan tetap berjalan. Polisi telah menetapkan beberapa orang sebagai pelaku dalam perkara tersebut.

Untuk kasus dugaan pengrusakan, polisi menetapkan tersangka berinisial GNA, FHM, AJL, dan ALL. Sementara itu, dalam kasus dugaan pengeroyokan, polisi mengamankan SA, AS, dan OR.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Warga diminta menahan diri dan mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aparat gabungan TNI-Polri juga memastikan pemantauan dan pengamanan akan terus dilakukan sampai situasi dinilai benar-benar stabil. Warga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga ketertiban lingkungan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pihak Kecamatan Matraman juga telah memberikan bantuan berupa gerobak pengganti kepada pedagang nasi uduk yang gerobaknya mengalami kerusakan dalam insiden kericuhan tersebut.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap warga terdampak, sekaligus diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi seperti sediakala setelah situasi di kawasan Matraman Dalam berangsur pulih.

Penulis : Fahmi615

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita