PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Gudang rosok milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, terbakar pada Minggu (1/11/2026). Kebakaran diduga dipicu api pembakaran sisa tanaman jagung di lahan pertanian yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi gudang.
Api dengan cepat merembet hingga mencapai gudang yang dipenuhi barang-barang bekas. Tiupan angin kencang, cuaca panas, serta banyaknya daun dan batang jagung kering di sekitar lokasi diduga mempercepat penyebaran api.
Choirul Zamroni, warga Desa Turi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, mengatakan bahwa api awalnya diduga berasal dari lahan pertanian milik warga Dukuh Tempel, Desa Turi.
Menurut Choirul, saat itu ada seorang petani tengah membakar sisa tanaman jagung setelah panen di sawah miliknya yang berada sekitar 200 meter di sebelah timur gudang rosok.
“Awalnya ada petani yang membakar sisa tanaman jagung di sawah. Jaraknya sekitar 200 meter dari gudang rosok. Karena anginnya cukup kencang dan banyak daun jagung kering, api cepat merembet hingga sampai ke gudang,” ujar Choirul Zamroni.
Kobaran api semakin membesar setelah menjalar ke area gudang. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dan terlihat hingga jarak sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Namun, petugas menghadapi sejumlah kendala akibat luasnya area gudang serta kepulan asap tebal yang menyelimuti lokasi.
Sementara itu, sejumlah pekerja yang berada di dalam area gudang langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri setelah mengetahui api mulai menjalar ke tempat mereka bekerja.
Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih juga menjadi perhatian warga sekitar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh pekerja yang berada di lokasi dilaporkan berhasil menyelamatkan diri.
Hingga berita ini disusun, nilai kerugian material akibat kebakaran belum diketahui. Petugas Polsek Jetis juga masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

