SURABAYA KANALINDONESIA. COM – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana mengaku bangga atas prestasi Provinsi Jatim atas peringkat pertama dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Apalagi, prestasi itu diraih selama tiga tahun bertutut-turut.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Jawa Timur sebagai the winner (pemenang, red). Dimana, dalam hal ini sebagai provinsi peraih siswa terbanyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri,” ungkapnya saat dikonfirmasi Bhirawa, Selasa (5/4) kemarin.
Tentunya, lanjut Renny Pramana, hasil tersebut berkat keterlibatan semua lini, mulai siswa, orang tua siswa, guru, sekolah dan semua pihak, lantaran ada sinergi yang berkesinambungan.
“Semoga prestasi yang membanggakan ini bisa memacu sekolah-sekolah yang lain termotivasi untuk berprestasi seperti sekolah yang telah melahirkan siswa-siswi yang brilian dan tepat memilih jurusan di Perguruan Tinggi,” terang Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini.
Perempuan yang juga mantan mantan Ketua DPRD Kabupaten Kediri ini menjelaskan bahwa pendemi Covid-19 bukan menjadi alasan siswa-siswi di Jatim untuk tidak berprestasi. “Ternyata pandemi Covid-19 bukan halangan untuk meraih prestasi,” tegasnya.
Sebelumnya, hasil SNMPTN telah diumumkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Selasa (23/3/2022) lalu. Sebanyak 120.463 siswa diterima SNMPTN 2022.
Jika diperingkat berdasarkan provinsi, Jatim menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak diterima dalam SNMPTN 2022, yakni sebanyak 17.807 siswa atau 20,15 persen dari total 88.375 pendaftar. Diikuti oleh Jawa Barat di urutan kedua dengan jumlah peserta 12,63 persen dari total pendaftar dan Jateng 13,48 persen dari total pendaftar.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun mengaku bangga dengan capaian ini dan mengapresiasi seluruh pihak yang membantu. Khususnya guru, dan kepala sekolah yang telah membimbing siswanya dalam memilih peluang jurusan di berbagai perguruan tinggi favorit.
“Alhamdulillah, kabar ini sangat menggembirakan dan membanggakan karena Jatim mampu menempati peringkat pertama untuk jumlah siswa terbanyak yang diterima di SNMPTN 2022. Dan ini menjadi tahun ketiga berturut-turut, karena peringkat yang sama juga diraih Jatim di tahun 2021 dan 2020. Bahkan jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap Khofifah dalam siaran pers yang diterima.
Merujuk data 2 tahun sebelumnya, siswa Jatim diterima SNMPTN sebanyak 16.998 siswa di tahun 2021 dan di tahun 2020 jumlahnya sebanyak 13.803 siswa. Selama kurun waktu tersebut, Jatim juga menempati peringkat pertama nasional untuk jumlah siswa terbanyak yang diterima di jalur SNMPTN.
Tak hanya itu, pada SNMPTN tahun 2022 ini, Jatim juga menjadi daerah tertinggi yang siswanya diterima jalur SNMPTN 2022 melalui KIP-Kuliah (beasiswa oleh negara) yaitu sebanyak 4.391 peserta.Disusul Aceh, Jateng, dan Jabar.
Khofifah berharap, mereka yang dinyatakan lulus SNMPTN di jalur KIP-K dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa meraih masa depan yang lebih cerah. Serta bisa mengangkat ekonomi keluarga menjadi lebih sejahtera.
“Siswa yang diterima melalui jalur KIP-K semoga dapat terus berprestasi sehingga mampu membanggakan keluarga sekaligus mengangkat derajat keluarga. Dengan begitu, setelah lulus nanti dan bekerja, mereka bisa membantu keluarga menjadi lebih sejahtera,” ujar Khofifah.
