Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Sudah Lewat Setahun Pemprov Jatim Belum Lunasi Bonus Atlet Prestasi Di PON Papua, Gak Ada Uang atau Gak Niat Ngasih ?

SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Keseriusan Pemprov Jatim memberikan penghargaan terhadap para atlet berprestasi di event nasional patut diragukan. Meski sudah lewat setahun para atlet peraih medali di PON Papua ternyata hingga saat ini belum maksimal menerima bonus prestasi dari Pemprov.

“ Saya terkejut sekali, ternyata para atlet yang berprestasi di PON Papua hingga sekarang ini baru 30 persen menerima bonus prestasi. Ternyata oleh Pemprov diangsur pembayarannya. Saya miris sekali melihat kenyataan tersebut,”ungkap anggota pansus DPRD LKPJ Gubernur Jatim Rohani Siswanto saat dikonfirmasi di Raker Pansus DPRD Jatim di Mojokerto, Jumat (8/4/2022).

Politisi partai Gerindra tersebut mengatakan harusnya instansi yang mengurusi prestasi atlet di Jatim ini punya niaat baik untukk sesegera mungkin melunasi pembayaran bonus atlet tersebut.

”Ini menjadi preseden buruk dalam pembinaan olahraga di Jatim. Sudah satu tahun lebih para atlet peraih medali di PON Papua baru separo menerima bonus,”jelas pria asal Pasuruan ini.

Jika ini tak kunjung diselesaikan dan berlarut-larut, kata Rohani, pihaknya yakin para atlet berprestasi tersebut akan memilih propinsi lain yang bisa menjanjikan kesejahteraan dan menghargai prestasi para atlet. Sedangkan ketua pansus DPRD LKPJ Gubernur Jatim Mahdi mengatakan pihaknya berharap Pemprov segera membayar kekurangan anggaran untuk pemberian bonus atlet tersebut.

“ Kalau bisa ditambah agar atlet –atlet tersebut ke depannya termotivasi untuk terus berprestasi di masing-masing cabang olahraga yang dipertandingkan,”jelas politisi asal Probolinggo ini.

Politisi PPP ini menambahkan, jika nantinya membutuhkan persetujuan DPRD Jatim untuk proses pencairan atau penambahan anggaran untuk bonus atlet, maka pihaknya akan menyetujuinya.

“ Kami dorong secepatnya untuk dicairkan karena para atlet tersebut sudah maksimal membawa nama baik Jatim ditingkat nasional,”jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim Pulung Chausar mengatakan yang jelas tak ada pengangsuran anggaran untuk atlet prestasi di PON Papua beberapa waktu lalu.

“Ada floting anggaran yang sudah disiapkan berbeda atau tidak sama pengalokasiannya. Jadi tetap anggaran yang tersedia dimaksimalkan pendistribusiannya. Untuk kekurangannya,kata Pulung, akan dibayarkan saat PA (Perubahan Anggaran) APBD Jatim mendatang,” jelasnya. nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita