Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Geger Temuan Mayat MR X di Panggung Utama Alon-alon Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Geger temuan jenazah Mr X di samping panggung utama alun-alun Ponorogo, Senin(14/11/2022).

Temuan mayat Mr X tersebut dibenarkan Kapolsek Ponorogo Kota AKP Haryo Kusbiantoro.

Ditemukan jenazah Mr X berawal saat sekira pukul 08.00 WIB, Mudjianto penjaga panggung utama alon-alon Ponorogo melihat korban sedang tertidur di lantai barat panggung utama, tepatnya di lantai sebelah utara. Ketika didekati korban masih terlihat bernafas.

Saat sekitar pukul 14.30 WIB mandor pengerjaan rehab panggung utama alun-alun, Purwo Rudiantoko penasaran dengan kondisi korban yang tidur dan belum bangun. Yang kemudian mendekati korban dan mendapati korban sepertinya sudah meninggal dunia.

Didasari rasa penasaran tersbut, Purwo Rudianto memberitahukan kepada penjaga panggung utama. Berdua mereka mengecek kondisi korban, namun sudah tidak ada denyut nadinya.

Mendapati temuan tersebut, kemudian dilaporkan kepada piket Satpol PP yang kemudian bersama-sama mengecek kondisi korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponorogo.

Mendapati laporan temuan mayat tersebut, petugas dari kepolisian segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara(TKP) dan berkordinasi dengan tim Inafis Polres Ponorogo.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim identifikasi Polres Ponorogo dan petugas medis tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

Di dekat jenazah korban yang mengenakan kaos warna putih hitam ditemukan tas rangsel milik pelaku berisi pakaian kotor dan berbau.

“Jenazah kemduian kita bawa ke RSUD dr Hardjono,”ucap AKP Haryo.

Mayat Mr X diperkirakan berumur 78 tahun dengan perawakan kecil, tinggi badan sekitar 160 dan berat badan kurang lebih 60 kg; rambut putih; kaki cacat kanan kiri tidak sama. Hasil cek sidik jari oleh tim identifikasi menggunakan IPS 8 jari tidak muncul identitas korban, diperkirakan belum E-KTP.

Dari keterangan sejumlah saksi di seputar alun-alun, dalam satu bulan terakhir kurban terlihat mondar-mandir di sekitar panggung utama alon-alon Ponorogo.

Jenazah kemudian diserahkan ke RSUD dr Hardjono Ponorogo dan setelah jika dalam waktu satu hari tidak ada ada pihak yang melapor dan mendatangi RSUD, jenazah akan dimakamkan.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita