SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM : Di konfirmasi lewat telepon pribadinya, Kepala Desa Jeruk Gamping, Krian, M.Lubis, Ia membenarkan kalau orang yang tergelak di pinggir Jalan raya Mbah Kasiron, Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, itu adalah warganya.
“Ia benar, yang tergeletak di tepi jalan di Sedati itu warga kami. Dia disana itu (di Cemandi -red), bekerja di sebuah kolam pancing,” tutur Lubis, Kades Jeruk Gamping. Kamis (5/1/2023).
Sebelumnya, ada warga Cemandi menemukan sesosok orang laki-laki yang tergelak dipinggir jalan, namun ia tidak berani menolongnya, lantas Ia melaporkan ke perangkat desa setempat, setelah itu bersama-sama melihat kondisi di tempat kejadian perkara.
Hari itu juga, korban di bawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (3/1) pukul 19.30.
Merasa ada kejanggalan dengan korban, pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Krian. Sebelum dikebumikan, korban menjalani visum et repertum di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong.
Kepada wartawan, Kanit Reskrim Polsek Sedati Iptu Sudarso membenarkan kalau ada korban yang tergeletak dipinggir jalan Desa Cemandi.
“Benar” ada warga yang menemukan sosok laki-laki yang tergeletak dipinggir jalan, dengan luka lebam. Sosok tersebut berinisial AJ (25) warga Krian. Namun, pihak keluarga saat itu tidak melaporkan pada kami, kalau ada kejanggalan, baru setelah meninggal dunia, melapor ke Polsek Krian, kami terima Informasi ini dari Polsek Krian,”terang Sudarso.
Kini polisi masih mendalami motif kematian pria 25 tahun yang tergelak di pinggir jalan desa Cemandi itu. (Irwan_kanalindonesia.com).
