SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Gus Muhdlor hadiri pengajian buka bersama di Desa Jedongcangkring, Kecamatan Prambon, dalam sambutannya Bupati Sidoarjo itu mengatakan bahwa, bulan Suci Ramadhan adalah momentum paling tepat untuk fastabiqul Khoirot, dimana tidak semua orang dapat menjumpai bulan yang penuh berkah ini.
“Kita yang tahun ini masih diberi kesempatan untuk bersimpuh kepada- Nya, memohon ampunan -Nya, didalam bulan yang penuh berkah ini, harus di manfaatkan dengan sebaik mungkin, belum tentu tahun depan kita dapat menjumpainya, untuk itu harus kita manfaatkan dengan sebaik mungkin,”katanya.
Dikatakannya bulan suci Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri dari bulan-bulan lainnya. Yakni amal saleh yang dikerjakan berpahala berlipat ganda seratus kali lipat hingga MasyaAlloh, Senin (27/3/2023).
Untuk itu Gus Muhdlor berharap semangat beribadah di bulan Ramadhan terus dijaga. Moment Ramadhan tahun ini diharapkannya dapat lebih semarak lagi dengan kegiatan keagamaan. Pasalnya beberapa tahun lalu, aktivitas dibulan suci Ramadhan sempat dibatasi akibat pandemi Covid19.
“Semarakkan musholla dan masjid dengan kegiatan keagamaan seperti tadarrus Al-Quran dalam bulan suci Ramadhan tahun ini karena pahala yang diperoleh berkali-kali lipat,”ucapnya.
Dipenghujung sambutannya, Gus Muhdlor berpesan kepada jamaah masjid untuk tidak memarahi anak-anak yang datang ke masjid. Dimintanya cukup diingatkannya saja. Sebab, mereka merupakan generasi penerus yang nantinya akan menyemarakkan masjid.
“Cukup diingatkan saja karena mereka yang akan menjadi penerus kita untuk menyemarakkan masjid,”pintanya.
Putra Gus Ali pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Lebo Sidoarjo itu juga mengatakan pengajian umum seperti ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi warga Desa Jedongcangkring untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Selain itu juga dapat digunakan untuk mempererat kerukunan antar warga.
Pengajian umum yang diikuti ratusan warga itu menghadirkan penceramah KH. Nur Cholis. Tema pengajian yang disampaikan bertemakan “Pengendalian Hawa Nafsu Sebagai Salah Satu Kunci Untuk Menggapai Kebahagiaan Dunia dan Akhirat”.
