JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Raut wajah gembira warga Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang terlihat jelas saat ikuti lomba joget heboh dan mancing bersama pada Minggu (4/6/2023) siang.
Pagelaran lomba yang diikuti dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa tersebut digelar di kawasan tepi sungai. Antusias masyarakat dalam mengikuti hiburan itu terlihat cukup tinggi, bahkan penonton dari luar banyak yang berdatangan.
Sekira pukul 09.00 WIB, kawasan lomba joget heboh mulai dipadati puluhan orang. Tak lama berselang, acara pun dimulai. Peserta lomba joget ini rupanya diikuti sejumlah emak-emak dan bapak-bapak warga setempat. Tak sekadar joget biasa, para peserta juga menggunakan kostum yang unik dan menarik.
Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi menyebutkan jika terdapat 15 peserta dari berbagai RW yang mengikuti lomba joget heboh tersebut. Selama berlomba hanya berdurasi satu hingga dua menit dengan satu instrumen lagu yang sama.
“Awalnya kegiatan ini hanya mancing bersama saja di sungai sebelah ini. Tapi saya tambahkan joget heboh bersama antar RW di sini, sebenarnya acara ini hanya mengisi waktu saja. Di samping itu juga bisa dinilai rangkaian dari kegiatan menyambut peringatan hari besar islam,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.
Sebelumnya, Erwin mengaku tak mengira jika antusias peserta lomba hingga warga luar Desa Kepatihan cukup tinggi untuk ikut serta memeriahkan pelaksanaan lomba tersebut.
“Dari peserta lomba saja sangat heboh dan seru tadi, dengan persiapan satu minggu saja sudah bisa tampil bagus. Banyak warga yang senang dan tertawa bersama selama acara goyang heboh emak-emak ini tadi dimulai. Karena mungkin dari segi pakaiannya yang menarik atau jogetannya juga,” katanya.
Usai penampilan dari sejumlah peserta, pantauan di lokasi, para dewan juri terlihat sedang sibuk. Selain berhadiah jutaan rupiah, lomba joget heboh emak-emak ini juga rupanya diwarnai pemberian sejumlah jam tangan.
Sementara itu Erwin menyampaikan bahwa, dari pagelaran acara lomba di akhir pekan itu cukup berdampak positif juga bagi UMKM warga setempat. Penjualan alami peningkatan yang cukup signifikan.
“Jadi tujuan utama itu memang pemberdayaan UMKM warga Desa Kepatihan. Kalau harapan lainnya ya mungkin dari acara ini bisa memotivasi. Menyoal acara lomba-lomba antar RW di sini akan terus berlanjut, pekan depan akan ada lomba tumpengan juga, intinya terus sampai puncaknya nanti pada tanggal 19 mendatang,” tandasnya.
Salah satu peserta lomba ini adalah Dewi namanya. Ia mengaku peserta dari RW 07. Bersama timnya, mengenakan pakaian karnaval yang terlihat cukup menarik. Bahkan goyangannya pun mampu membuat penonton sekitar kegirangan.
“Seru banget dan senang ikut lombanya, lomba joget dengan berpakaian unik atau menarik. Ini persiapan kami sekitar 5 harian, Alhamdulillah tadi tampil maksimal dan yakin menang. Seneng banget kalau hari libur diisi acara lomba-lomba yang seru beginian,” singkatnya memungkasi.
Di samping perlombaan joget heboh emak-emak, juga digelar mancing ikan bersama di sungai. Lomba mancing ini diikuti puluhan orang mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Di sungai ini, disediakan puluhan ekor ikan oleh panitia sebelumnya. Acara berlangsung meriah dan lancar.
