PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PKP) Ponorogo menciptakan inovasi baru dalam pembangunan face off trotoar di Jalan Gajah Mada.
Pembangunan trotoar di jalan Gajah Mada ini didesain berbeda dengan face off yang sudah terlebih dahulu yaitu Jl. Urip Sumoharjo, Jl. HOS Cokroaminoto, dan Jl. Jendral Sudirman.
Kepala DPU PKP, Jamus Kunto Purnomo kepada kanalindonesia.com mengatakan, proyek pembangunan ini berlangsung sejak (8/08/2023) dan diperkirakan akan selesai pada (12/12/2023).
Jamus menambahkan, trotoar Jalan Gajah Mada ini didesain berbeda dengan trotoar jalan yang lain. Pembangunan trotoar jalan ini tidak menggunakan bahan keramik dan granit melainkan menggunakan cor dan dicetak sehingga akan membentuk sebuah ornamen.
“Berbeda dengan proyek sebelumnya proyek ini nanti tidak lagi menggunakan keramik dan granit namun menggunakan dekoratif concrete stamp. Jadi ini nanti kita cor beton lalu distempel kemudian kami atur untuk warna serta dekorasinya,” ujarnya.
Sepanjang jalan Gajah Mada ini nanti akan diberikan plakat yang berisikan 99 Asmaul Husna serta tiang lampu yang berbentuk gunungan wayang.
“Kalau di jalan HOS Cokroaminoto identik dengan lampu-lampu kecil, ini nanti di jalan Gajah Mada kami buatkan plakat 99 Asmaul Husna dan memodifikasi tiang lampu dengan bentuk gunungan wayang,” pungkasnya. (Lukman Alifi)
