PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Mochi khas Jepang yang dijual oleh Sherly dengan nama haebaragi mochi di Ponorogo kini semakin dikenal dan diminati masyarakat. Dimulai sejak tahun 2023, usaha ini berkembang pesat pada awal 2024 berkat strategi pemasaran kreatif melalui media sosial dan kerja sama dengan influencer lokal.
Sherly, pemilik usaha mochi Ponorogo, memulai bisnis ini pada tahun 2023 dengan penuh semangat. Namun, perkembangan signifikan baru dirasakan pada awal 2024 setelah ia mulai fokus memanfaatkan media sosial untuk promosi. “Kami membuat konten yang menarik dan informatif, bekerja sama dengan influencer dan content creator untuk meningkatkan brand awareness. Baru-baru ini, kami juga mencoba menggunakan fitur live streaming di media sosial untuk lebih dekat dengan konsumen,” kata Sherly dalam wawancara eksklusif.
Sherly juga menjelaskan bahwa mochi yang ia jual memiliki harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp2.000 untuk mochi kecil, Rp5.000 untuk ukuran sedang, dan Rp7.000 untuk mochi premium. Tak hanya itu, ia juga menyediakan paket mochi ulang tahun yang dihargai antara Rp50.000 hingga Rp80.000, yang kini banyak dipesan untuk acara spesial.
“Untuk lokasi berjualan, kami buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 14.00 sampai habis di samping GOR Ponorogo, dan pada hari Minggu kami buka mulai pukul 06.00 di area Car Free Day (CFD). Kami sering kehabisan stok lebih cepat dari yang diperkirakan karena permintaan yang tinggi,” ungkap Sherly.
Dengan strategi pemasaran yang tepat dan kualitas produk yang unggul, mochi buatan Sherly kini menjadi salah satu kuliner favorit di Ponorogo. Kehadirannya di berbagai platform media sosial dan popularitas di kalangan masyarakat membuat bisnis mochi ini terus berkembang dengan pesat.(Nawal/Fernanda/Adam)

