Wisata Religi Eyang Sepet Aking, Perpaduan Sejarah dan Spiritual di Tanah Jawa

ARSO 26 Sep 2024
Wisata Religi Eyang Sepet Aking, Perpaduan Sejarah dan Spiritual di Tanah Jawa

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Wisata religi di Desa Pudak Kulon semakin menarik perhatian pengunjung, terutama di makam Eyang Sepet Aking, tokoh pendiri desa yang dikenal memiliki kharisma dan pengaruh besar dalam penyebaran Islam di wilayah ini.

Setiap tahunnya, ratusan peziarah dari berbagai daerah datang untuk berziarah sekaligus mengenang perjuangan Eyang Sepet Aking dalam membangun dan memajukan Desa Pudak Kulon.

Makam Eyang Sepet Aking terletak di area yang asri dan teduh, dikelilingi oleh pepohonan yang memberikan suasana tenang dan khidmat. Para pengunjung biasanya datang untuk berdoa, memanjatkan harapan, dan mengenang jasa-jasa beliau. Selain itu, di sekitar makam terdapat berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir, mushola, serta tempat istirahat yang nyaman bagi para peziarah.

Menurut Pengelola Wisata Religi, Harmadi, makam Eyang Sepet Aking memiliki nilai sejarah yang tinggi.

“Beliau adalah sosok ulama dan pemimpin yang dihormati. Banyak masyarakat yang datang ke sini bukan hanya untuk berziarah, tetapi juga untuk mempelajari sejarah perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan menarik lebih banyak wisatawan, pemerintah desa bersama masyarakat setempat telah melakukan berbagai upaya seperti memperbaiki akses jalan menuju makam dan menambah fasilitas umum.

Diharapkan, wisata religi ini tidak hanya menjadi tempat untuk berziarah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang sejarah lokal dan nilai-nilai keagamaan yang diajarkan oleh Eyang Sepet Aking.

Dengan adanya kegiatan wisata religi ini, Desa Pudak Kulon diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kunjungan wisatawan. (Henif khasanah)