Berkas Perkara Penculikan Ara Sudah P21, Pakdhe dan Budhe Segera Diadili

- Editor

Senin, 31 Mei 2021 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Berkas perkara penculikan anak dibawah umur bernama Nesa Alana Karaissa alias Ara akhirnya dinyatakan lengkap atau P21. Dua pelaku Adnannyun Hamida dan Oke Ary Aprilianto, tak lain masih hubungan saudara dengan korban ini akan segera diadili.

Hal itu diungkapkan Erick Ludfyansyah selaku Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak. Dimana pihaknya telah menerima pelimpahan tahap II (berkas perkara dan tersangka) pada hari Jum’at, 28 Mei 2021 kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk perkara ini, kita sudah terima tersangka dan barang buktinya dari penyidik. Selanjutnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,” terang Erick saat dikonfirmasi Kanalindonesia.com, Senin (31/5).

Baca Juga :  Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan

Sedangkan kata Erick pihaknya menunjuk I Gede Willy Pramana sebagai Jaksa Penuntut Umum pada kasus penculikan Ara. Pernyataan Erick pun diamini oleh JPU kelahiran Bali ini.

“Iya mas, saya jaksa yang menangani perkara (penculikan Ara),” ujar Willy.

Perlu diketahui, Ara diculik oleh kedua pelaku yang merupakan pakdhe dan budhenya ini pada Selasa (23/3/2021) lalu. Saat itu Ara sedang bermain di sekitar Taman Teratai dipanggil oleh kedua pelaku dan diajak bakan bakso dan diajak potong rambut.

Setelah diajak makan bakso dan potong rambut di salon, kemudian Ara dibawa pelaku ke Pasuruan di rumah Musrufah, istri nomor dua tersangka Ary. Disana kedua pelaku memperlakukan Ara dengan baik. Hanya saja Ara dilarang menghubungi orang tuanya.

Baca Juga :  Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik

Dari pengakuan pelaku Ary kepada polisi, dirinya sakit hati kepada orang tua Ara, yakni Tri Budi Prasetyo dan Safrina Anindia Putri. Sakit hati itu dipicu karena anaknya sempat ditampar dan sering cekcok terkait masalaj warisan rumah.

“Selama (Ara) ikut saya, gak ada kekerasan kepada korban karena sudah saya anggap putri saya sendiri,” aku pelaku Ary saat dihadirkan dalam rilis di Polrestabes Surabaya, Sabtu (27/3/2021) lalu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 83 Juncto 76 F Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. Ady

Berita Terkait

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris
Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten
Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia
Kembali ke Kota Bandung Usai Mudik, Pj Wali Kota Ingatkan Sejumlah Hal Ini
Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu
Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik
Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan
Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 19:51 WIB

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Minggu, 14 April 2024 - 16:39 WIB

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 April 2024 - 16:25 WIB

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 April 2024 - 09:15 WIB

Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu

Minggu, 14 April 2024 - 06:32 WIB

Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik

Minggu, 14 April 2024 - 06:17 WIB

Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan

Sabtu, 13 April 2024 - 19:42 WIB

Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Sabtu, 13 April 2024 - 18:49 WIB

Ribuan kendaraan Merayap Pelan Mengular Hingga Lima Kilometer pada H+4 di Pemalang

KANAL TERKINI

KANAL TRAVEL

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:39 WIB

KANAL SIDOARJO

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:39 WIB

KANAL SULAWESI

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:25 WIB