Serang Lawan “Merpati Balap” Pakai Sajam, Preman Kampung Gubeng Masjid Surabaya Dituntut 18 Bulan Penjara

- Editor

Rabu, 2 Juni 2021 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang dalam kasus penusukan dengan terdakwa Darmawan, preman kampung Jalan Gubeng Masjid Surabaya. Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Prasetyo dari Kejari Surabaya hadirkan saksi korban, bernama Wahyu Nur Hamzah.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Fadjarisman, Wahyu mengaku dia ditusuk oleh Darmawan dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau penghabisan, sehingga mengalami luka tusukan di bagian lengan tangan sebelah kanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalahnya itu sepele pak hakim, cuma gara-gara burung dara (merpati balap). Kejadiannya siang kami cekcok. Tapi sudah didamaikan dan tidak apa-apa. Tapi sorenya dia (Darmawan, red) mendatangi saya lagi. Dia bawa pisau dan mau membacok kepala saya, lalu saya tangkis pakai tangan,” aku Wahyu saat menceritakan kejadian dihadapan hakim di ruang Cakra PN Surabaya, Rabu (2/6/2021).

Baca Juga :  Berusaha Kabur, Dua Pencuri Hewan Ternak di Blitar Dihadiahi Timah Panas

Beruntung pada saat kejadian, warga yang melihat langsung melerainya. Kemudian terdakwa Darmawan melarikan diri meninggalkan korban dengan tangan berlumuran darah.

Tak hanya lengan sebelah kanan saja, Wahyu juga mengalami luka sayatan sajam pada dahi kiri dan jari telunjuk tangan kiri.

“Saya sampai tidak bisa kerja sebulan. Tidak ada perdamaian. Memang sempat kelurganya minta damai. Tapi saya tidak mau. Kemana saja mereka selama ini, saya berobat sendiri tidak dibantu sama sekali,” jelasnya.

Baca Juga :  Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Saat diminta tanggapannya terkait kebenaran keterangan korban, terdakwa lantas membenarkan. “Benar pak hakim,” ujar terdakwa.

Usai mendengar keterangan korban, Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Prasetyo dari Kejari Surabaya kemudian melanjutkan persidangan dengan membacakan surat tuntutan terhadap terdakwa.

“Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Darmawan dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” ucap JPU.

JPU menyatakan perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 351 Ayat (1) KUHP. Ady

Berita Terkait

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris
Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten
Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia
Kembali ke Kota Bandung Usai Mudik, Pj Wali Kota Ingatkan Sejumlah Hal Ini
Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu
Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik
Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan
Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 19:51 WIB

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Minggu, 14 April 2024 - 16:39 WIB

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 April 2024 - 16:25 WIB

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 April 2024 - 09:15 WIB

Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu

Minggu, 14 April 2024 - 06:32 WIB

Kasatlantas Polres Semarang: Mulai Memberlakukan One Way Saat Arus Balik

Minggu, 14 April 2024 - 06:17 WIB

Peningkatan Arus Balik, Kapolres Semarang: Siagakan Personil Agar Percepat Laju Kendaraan

Sabtu, 13 April 2024 - 19:42 WIB

Ratusan Warga Nikmati Pesona Balon Udara, pada Babak Penyisihan Pertama Pekalongan Ballon Festival 2024

Sabtu, 13 April 2024 - 18:49 WIB

Ribuan kendaraan Merayap Pelan Mengular Hingga Lima Kilometer pada H+4 di Pemalang

KANAL TERKINI

KANAL TRAVEL

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:39 WIB

KANAL SIDOARJO

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:39 WIB

KANAL SULAWESI

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:25 WIB