Sengketa Tanah di Mojokerto, Majelis Hakim Menolak Seluruh Gugatan Penggugat

- Editor

Sabtu, 12 Juni 2021 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM: Pengadilan Negeri Mojokerto memutuskan menerima eksepsi atau nota pembelaaan tergugat atas gugatan yang diajukan oleh Hj.Lilik Nafidah dan Bukin atas sengeka tanah di Dusun Karang nongko, Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Jatim.

“Selain menerima nota pembelaan tergugat, Pengadilan Negeri Mojokerto memutuskan gugatan penggugat tidak dapat diterima,” ujar Hakim Ketua Andi Naimmi Masrura Arifindalam dalam amar putusannya, Kamis (10/6/2021).

Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menghukum penggugat untuk membayar biaya dalam perkara yang ditaksir yakni, sebesar Rp.4.974.000,-

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penggugat juga diwajibkan membayar biaya perkara sebesar Rp4.974.000,” tegas Andi.

Baca Juga :  DPRD Jatim Ingatkan Masyarakat Penggunaan Listrik yang Berlebih : Waktunya gunakan Smart House

Dalam sidang yang melibatkan orang satu dusun yang bertetanggaan ini, majelis hakim mengabulkan eksepsi tergugat, sebab ada ketidakjelasan antara potita dan petitum dalam gugatan yang diajukan oleh penggugat.

Diketahui, sebelumnya kasus ini bermula dari hutang piutang yang selanjutnya, terbit Akta Jual Beli (AJB) dengan luas tanah 1590 meter persegi.

Penggugat, mengklaim bahwa tanah sengketa yang sekarang berdiri bangunan rumah yang dihuni Riyadi dan Bukin itu beli dari Hj. Lilik Nafidah. Namun, versi pemegang SHM atas nama Tawar. Tidak pernah menjual tanahnya pada pihak manapun.

Baca Juga :  Sambut Kedatangan Menteri AHY Di Bandara Juanda, Dokter Agung Berikan Batik Tulis Motif Burung Hong

“Saya tidak pernah menjual tanah pekarangan ini kepada siapapun, kalau saya jadikan agunan utang, iya,” kata Tawar.

Sementara, di pihak lain, penasehat hukum tergugat, Soegeng Hari Kartono mengaku puas atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim dalam kasus yang menjerat kliennya tersebut. Sebab, katanya, dalam fakta persidangan, kelompok Hj.Nafidah tidak mampu membuktikan tanah yang menjadi objek sengketa adalah miliknya.

“Jadi dalam putusan itu mengatakan, tidak dapat diterima, karena, seharusnya semua keluarga tergugat itulah yang melakukan melanggar hukum, bukan Tawar saja,” beber Soegeng.(Irwan_kanalindonesia.com)

Berita Terkait

KAI Daop 7 Madiun Sukses Layani lebih dari 200 ribu Pelanggan Berangkat pada Masa Angkutan lebaran 2024
Gus Yani Hadir Dalam Pengajian Umum LDII, di Ponpes Baitul Makmur Laban Gresik
Korban Tabrakan Mobil vs Motor di Ponorogo Ternyata Wakil Rektor
Hilang Kendali, Mahasiswi di Ponorogo Terperosok ke Sungai hingga Tak Sadarkan Diri
Hantam Tembok Jembatan dan Tercebur ke Sungai, Pemotor Ponorogo ini Dilarikan ke RSUD
Sambut Kedatangan Menteri AHY Di Bandara Juanda, Dokter Agung Berikan Batik Tulis Motif Burung Hong
Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota polri Tahun 2024 di Gresik secara virtual
SDK Santa Maria Magetan Gelar Specta 2024

Berita Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 15:55 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sukses Layani lebih dari 200 ribu Pelanggan Berangkat pada Masa Angkutan lebaran 2024

Minggu, 21 April 2024 - 13:27 WIB

Gus Yani Hadir Dalam Pengajian Umum LDII, di Ponpes Baitul Makmur Laban Gresik

Sabtu, 20 April 2024 - 21:23 WIB

Korban Tabrakan Mobil vs Motor di Ponorogo Ternyata Wakil Rektor

Sabtu, 20 April 2024 - 20:20 WIB

Hilang Kendali, Mahasiswi di Ponorogo Terperosok ke Sungai hingga Tak Sadarkan Diri

Sabtu, 20 April 2024 - 20:02 WIB

Hantam Tembok Jembatan dan Tercebur ke Sungai, Pemotor Ponorogo ini Dilarikan ke RSUD

Sabtu, 20 April 2024 - 18:15 WIB

Sambut Kedatangan Menteri AHY Di Bandara Juanda, Dokter Agung Berikan Batik Tulis Motif Burung Hong

Sabtu, 20 April 2024 - 15:56 WIB

Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota polri Tahun 2024 di Gresik secara virtual

Sabtu, 20 April 2024 - 15:51 WIB

SDK Santa Maria Magetan Gelar Specta 2024

KANAL TERKINI

KANAL PEMALANG

Berikan Doorprize kepada Warga Rizal Bawazier Ajak Jauhkan Perbedaan

Minggu, 21 Apr 2024 - 13:32 WIB