Kecelakaan Beruntun Sumber Selamat, Sugeng Rahayu dan Tronton di Saradan Madiun

- Editor

Kamis, 17 Juni 2021 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Kecelakaan beruntun antara truk nopol L 8564 UV dengan bus Sugeng Rahayu nopol W 7126 UP dan bus Sumber Selamat nopol W 7198 UP di jalan nasional Surabaya-Madiun Km 139-140, masuk Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Kamis(17/06/2021) tadi pagi sekitar jam 04.00 WIB.

Kecelakaan tersebut mengkibatkan sebanyak 13 orang luka-luka.

Kait Lantas Polsek Saradan Polres Madiun IPTU Ramidjan SH mengatakan, insiden bermula ketika truk yang dikemudikan Jiman, warga Desa Salamrojo Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk melaju dari arah Madiun ke Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian, bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Zaenal, warga Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri melaju dari arah berlawanan dan berusaha mendahului kendaraan di depannya.

Saat mendahului, bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Zaenal menabrak truk yang dikemudikan Jiman hingga bus banting setir ke kiri dan masuk ke area hutan.

Di belakangnya, melaju bus Sumber Selamat yang dikemudikan Ali, warga Desa Bakung Plumpung, Kecamatan Balongbendo Kabupaten Kediri dengan kecepatan tinggi.

Karena kaget dengan insiden yang terjadi di depannya, Ali mengerem mendadak untuk menghindari kecelakaan.

Baca Juga :  WNA Asal Filipina Ditemukan Tewas di Apartemen Water Palace Surabaya, Petugas Temukan Obat-obatan Milik Korban

Namun, pengereman mendadak dalam kecepatan tinggi tersebut ternyata justru membuat setir terkunci dan mesin bis mati. Bus Sumber Selamat kemudian terbalik dan terguling di badan jalan.

Akibat dari kecelakaan tersebut, Zaenal , Ali serta 11 penumpang bus Sumber Selamat mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Panti Waluyo Caruban untuk mendapatkan perawatan.

Kendaraan yang terlibat insiden mengalami kerusakan. Kasusnya masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Madiun.

 

Sumber: Andika Fm

Berita Terkait

Isu Tak Sedap Nyliwer di Penambangan Sidoarjo, Begini Penjelasan Kades Helmy
Update Longsor dan Lahar Dingin di Wilayah Gunung Semeru, 3 Warga Meninggal Dunia
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Ketua LSM Gempar Laporkan CV Langgeng Sejahtera ke APH
Motor Korban Tenggelam di Driyorejo Ditemukan, Diduga Korban Terseret Arus
Klarifikasi AFCO dari Berita Sidak PJ Bupati Jombang Temukan Mamin Kadaluarsa
Ancaman AI Terhadap Stabilitas Ketenagakerjaan, Begini Kata Pakar Unair
Musim Hajatan Pascalebaran, Jasa Dekorasi Lamaran dan Nikahan di Jombang Banjir Pesanan
Polda Jatim Tahan 2 Petinggi PT MBS, Kasus Tipu Gelap Kerugian Senilai Rp 11 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 12:09 WIB

Isu Tak Sedap Nyliwer di Penambangan Sidoarjo, Begini Penjelasan Kades Helmy

Sabtu, 20 April 2024 - 09:53 WIB

Update Longsor dan Lahar Dingin di Wilayah Gunung Semeru, 3 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 20 April 2024 - 09:44 WIB

Diduga Buang Limbah Sembarangan, Ketua LSM Gempar Laporkan CV Langgeng Sejahtera ke APH

Jumat, 19 April 2024 - 20:06 WIB

Motor Korban Tenggelam di Driyorejo Ditemukan, Diduga Korban Terseret Arus

Jumat, 19 April 2024 - 20:02 WIB

Klarifikasi AFCO dari Berita Sidak PJ Bupati Jombang Temukan Mamin Kadaluarsa

Jumat, 19 April 2024 - 16:36 WIB

Ancaman AI Terhadap Stabilitas Ketenagakerjaan, Begini Kata Pakar Unair

Jumat, 19 April 2024 - 13:45 WIB

Musim Hajatan Pascalebaran, Jasa Dekorasi Lamaran dan Nikahan di Jombang Banjir Pesanan

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Polda Jatim Tahan 2 Petinggi PT MBS, Kasus Tipu Gelap Kerugian Senilai Rp 11 Miliar

KANAL TERKINI

KANAL PERISTIWA

Koops Habema Berhasil Lumpuhkan OPM yang Serang Pos Paro

Sabtu, 20 Apr 2024 - 06:32 WIB