Sedang di sisi lain kata Politisi yang juga Dewan Penasehat KBPP Polri Jatim dan Wakil Ketua FKPPI Jatim ini, dirinya tahu masyarakat punya alasan atas protes yang dilakukannya. “Tentu dari sisi ekonomi kita tidak bisa tutup mata ada kepentingan mereka yang terganggu, masyarakat Madura yang bekerja di Surabaya mengalami kendala ataupun secara tehnis mengalami proses yang kemudian membuat mereka tidak bisa masuk Surabaya dengan mudah. Begitu juga Sebaliknya warga Surabaya yang bekerja di Madura juga mengalami hal yang sama, ” kata Sahat melanjutkan
Solusinya, kata Sahat, perlu dilakukan dialog antar sesama pihak. “Kita dialogkan bersama dan saya yakin kita semua mampu menahan diri agar dua persepsi ini tidak kemudian menjadikan suhu atau ekskalasi komunikasi sosial menjadi meninggi. Serta agar jangan sampai ada pihak lain menunggangi sehingga kondisnya menjadi tidak substansial. Maka kami mendorong semua pihak untuk melakukan dialog untuk kembali menyamakan persepsi dalam memutus rantai penyebaran Covid 19 ini,’ pungkasnya. nang
