slot pulsa https://timeoutbengaluru.net https://arquidiocesiscali.org https://soundtrackmusicfestival.com https://handplanegoodness.com https://tandembar.net https://marineshelpingmarines.org https://humidifiermentor.com https://cabarethotspot.com https://cocos2d-objc.org https://vastico.com https://businessnextday.world https://smartbudsthrives.com https://westhollywoodlifestyle.com https://rwshomeservicecontracts.com https://stars-cash.com https://thesacredspirit.net https://worldheritagephl.org https://bestbodybuildingsupps.com https://austinlimousineservice.com https://kourtney-daily.com https://alcc-research.com https://sildenafilfp.com slot server thailand https://mycashbacksurveys.com https://rebelvps.com https://cms-bg.org https://posekretu.net https://allcastiron.com https://la-carpet-mattress-cleaning.com https://handjobvideo.org https://laveilleuse.org https://janpac.com https://cornishduck.com https://suprematextilonline.com https://insidestopandshop.us https://aqualifestyle-france.com https://hounslow-escorts.com https://aubergedechabanettes.com joker123 joker123 Top up ML slot server thailand slot gacor
Erupsi Gunung Merapi, Hujan Abu Vulkanik Selimuti 19 Desa di Magelang - Kanalindonesia.com

Erupsi Gunung Merapi, Hujan Abu Vulkanik Selimuti 19 Desa di Magelang

Editor : ARSO - Rabu, 11 Agustus 2021 - 10:32 WIB

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Gunung Merapi kembali erupsi dan memuntahkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur 2.500 meter ke arah barat daya pada Selasa (10/8) pukul 20.27 WIB. Menurut hasil olah data sementara Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran tersebut terekam di seismogram dengan aplitudo 55 milimeter dengan durasi 157 detik.

Peristiwa awan panas guguran tersebut sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Merapi masih sangat tinggi. Sebelumnya, erupsi juga terjadi pada Minggu (8/8). Kala itu awan panas guguran yang meluncur hingga 3.000 meter ke arah barat daya. Beberapa kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter juga terpantau menuju ke arah yang sama.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melaporkan bahwa APG tersebut kali ini juga memicu terjadinya hujan abu tipis di 19 desa dan 7 kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang meliputi Desa Paten dan Desa Sengi di Kecamatan Dukun, Desa Ketep dan Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan, Desa Pakis, Desa Gejagan, Desa Rejosari, Desa Banyusidi, Desa Ketundan, Desa Petung dan Desa Daleman Kidul di Kecamatan Pakis, Desa Pucungsari, Desa Pesidi dan Desa Lebak di Kecamatan Grabag, Desa Kaliurang di Kecamatan Srumbung, Desa Kebonagung di Kecamatan Tegalrejo, Desa Karangkajen, Desa Donorejo dan Desa Krincing di Kecamatan Secang.

Baca Juga :  SIT Harbun Gandeng Wali Murid Sambut Ramadan dengan Tarhib dan Bakti Sosial

Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono melalui pesan singkat melaporkan bahwa, menurut perkembangan asesmen di lapangan, terjadinya hujan abu vulkanik juga dipengaruhi oleh faktor angin. Hal itu kemudian yang juga menjadi faktor meluasnya cakupan wilayah hujan abu yang awalnya hanya dilaporkan berdampak pada tujuh desa kemudian berkembang menjadi 19 desa.

“Luncuran awan berdampak pada hujan abu karena terbawa angin dan menyebar di berbagai desa,” jelas Edi.

Sejauh ini Edi juga melaporkan bahwa kondisi secara umum masih dalam keadaan aman dan terkendali. Pihaknya juga terus bersiaga selama 24 jam dan melakukan koordinasi bersama BPPTKG serta lintas unsur terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi.

“Kondisi aman. Aktivitas masyarakat masih terpantau aman dan tidak terganggu. Kita tetap siaga 24 jam,” ujar Edi.

BPBD Kabupaten Magelang Bagikan Masker

Dalam rangka mengantisipasi dampak kesehatan akibat pengaruh abu vulkanik Gunung Merapi, BPBD Kabupaten Magelang telah membagikan masker kepada warga sejak Minggu (8/8). Adapun masker tersebut diberikan langsung kepada warga yang terdampak di wilayah Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Dukun.

Baca Juga :  SIT Harbun Gandeng Wali Murid Sambut Ramadan dengan Tarhib dan Bakti Sosial

“Sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik, anggota BPBD segera turun ke lapangan untuk memberikan masker kepada warga terdampak abu vulkanik,” kata Edi.

Berdasarkan hasil koordinasi antara BPBD Kabupaten Magelang dan BPPTKG, status Gunung Merapi hingga saat ini masih berada dalam level III atau ‘Siaga’ dan belum ada rekomendasi untuk warga agar mengungsi ke tempat yang lebih aman. Akan tetapi, warga tetap diminta untuk selalu waspada dan selalu memantau informasi aktivitas Gunung Merapi dari pihak-pihak berwenang.

“Hasil koordinasi dengan BPPTKG, status Gunung Merapi masih ‘Siaga’ atau level III. Belum ada rekomendasi untuk mengungsi dan warga diminta selalu waspada,” kata Edi.

“Pastikan agar mencari sumber informasi yang akurat dan jangan mudah percaya dengan kabar yang belum jelas kepastiannya. Tetap tenang dan waspada dengan tetap jalankan prokes dengan baik. Jangan beraktivitas di luar jika tidak mendesak,” pungkas Edi.

Share :

Baca Juga

KANAL JATENG

SIT Harbun Gandeng Wali Murid Sambut Ramadan dengan Tarhib dan Bakti Sosial

KANAL JATENG

Banjir Demak: Tim Gabungan Masifkan Pembersihan Fasos-Fasum Desa Terdampak

KANAL JATENG

Pengprov TI Jateng Kembalikan Dana TC PON sebesar Rp 104.200.000

KANAL DEMOKRASI

Pemkot Semarang Raih Predikat Terbaik Pengelolaan DBHCHT se-Jateng

KANAL SEMARANG

Bulu Tangkis Piala Rektor USM Tuai Respons Positif dari Klub Peserta

KANAL PERISTIWA

Polisi Temukan Pemilik Kendaraan Hilang di Getasan

KANAL SEMARANG

663 Peserta Ikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Rektor USM

KANAL PENDIDIKAN

UCAC USM Gelar Pembekalan dan Sosialisasi Pedoman Wisuda Ke-67 USM