Hari ini, Kejati Jatim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Korupsi Kredit Fiktif BNI Cabang Malang

- Editor

Selasa, 9 November 2021 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RDC ditetapkan tersangka kasus korupsi kredit fiktif di BNI Cabang Malang, (foto: Ady_kanalindonesia.com)

RDC ditetapkan tersangka kasus korupsi kredit fiktif di BNI Cabang Malang, (foto: Ady_kanalindonesia.com)

RDC ditetapkan tersangka kasus korupsi kredit fiktif di BNI Cabang Malang, (foto: Ady_kanalindonesia.com)

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi kredit fiktif di Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah Cabang Malang, Jatim, Selasa (9/11/2021).

Kepala Kejati Jatim, Mohamad Dofir mengatakan perbuatan pelaku RDC (51), warga Landungsari, Kabupaten Malang ini mengakibatkan kerugian negara capai Rp74,8 miliar.

“Hari ini ada total 64 orang yang sudah kami periksa dan sore ini masih satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun sampai saat ini kami akan terus melakukan pengembangan, karena mungkin saja ada banyak tersangka lainnya lagi,” papar Dofir dalam konferensi pers daring kepada wartawan, Selasa (9/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dofir, pengungkapan perkara ini merupakan hasil temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang saat itu menangani di Pusat Al Kamil Jatim yang sudah berdiri sejak tahun 2019.

Baca Juga :  Distribusikan 376 Sapi Kurban, PDIP Jatim: Idul Adha Momentum Perkuat Gerakan Bantu Rakyat

Sekitar bulan Agustus 2013 lalu, pusat Koperasi Al Kamil Jatim mengklaim mempunyai atau memiliki 32 koperasi primer sebagai anggotanya, lalu melakukan kerja sama dalam pembiayaan “Channeling” dengan BNI Syariah Cabang Malang.

“RDC ini adalah pengurus lama di koperasi tersebut. Kemudian menunjuk seseorang sebagai ketuanya tanpa rapat anggota tahunan atau RAT,” katanya.

Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja Sama Nomor 172 Tanggal 28 Agustus 2013 tersebut sebagai acuan dalam pelaksanaan pembiayaan dengan plafon seluruhnya sebesar Rp120 miliar, dengan ketentuan pencairan untuk tiap koperasi primer maksimal sebesar Rp7 miliar.

Tercatat dalam rentang waktu antara bulan Agustus 2013 hingga September 2015, BNI Syariah Cabang Malang telah mencairkan senilai Rp157,8 miliar. Per Desember 2017 dan terhitung sampai sekarang diketahui kondisi pembiayaan mengalami macet, yang menurut perhitungan BPK menyebabkan kerugian negara senilai Rp74,8 miliar.

Baca Juga :  Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Penyidik Kejati Jatim, lanjut Dofir, mengungkap kredit macet disebabkan oleh sebanyak 32 koperasi primer yang diklaim sebagai anggota Pusat Koperasi Al Kamil Jatim semuanya palsu.

“Jadi tersangka RDC ini membuat kepengurusan fiktif di semua koperasi itu. Karena koperasinya fiktif akhirnya tidak bisa melakukan pelunasan sehingga terjadi kredit macet. Ini masih tahap awal penyidikan dan masih kami kembangkan. Bisa jadi nanti kami tetapkan tersangka lainnya,” ucapnya.

Selain mendekam di Rutan Kejati Jatim, RDC juga dijerat dengan Pasal 2 (1), Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 yo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP. Ady

Berita Terkait

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama
Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:55 WIB

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:48 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:26 WIB

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:34 WIB

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:45 WIB

Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB