Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Ingin Wisata Kampung Edukasi Dan Camping Ground, Yuk Datang ke UMKM Binaan Bank Jatim Ini

Jajaran Dereksi Bank Jatim saaat menikmati suasana sejuk an segaar di AMKE Oro Oro Ombo Kota Batu, Minggu (12/12/2021)

BATU KANALINDONESIA.COM – Namanya AMKE , singkatan dai Areal Model Konservasi Edukasi, letaknya di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Pemandangaannya Beghhh…kerren. Suasananya sejuk hijau dan segaaarr. Cocok banget kalau anda membawa keluarga, teman se RT atau keluargaa besar buat touring sambil ngumpul ngumpul. Luasnya 10 hektar.
Kalau mau ke AMKE jika dari arah kota Batu dengan kendaraan pribadi, hanya sekitar 10 menitan. Dekat banget dengan hotel hotel berbintang dan fila fila yang disewakan. dan lokasinya di pinggir jalan yang cukup lebar. Tapi kalau mau nginap, bisa juga karena ada lahan camping dan berkemah serta outbond. kalau dalam bahasa gaul “worth it” dan recommended deh !

Soal pemandangan, jangan nanya deh, semua gunung yang melingkari Batu terlihat jelaass dan indah. Mulai dari Gunung Kawi, Arjuno, Semeru, semua terlihat. Masuk ke lokasi anda langsung di sambut keindahan Bukit Panderman yang instagramable, lalu ada sejumlah gasebo di sebelah kiri pintu masuk yang berjajar untuk kita yang ingin menikmati suasana Batu sambil bersantai. Anda bisa menikmati suasana kaki bukit dengan pohon pohon yang cakep untuk buat selfie selfie. selain juga ada semacam “rumah” yang berisi berbagai edukasi biotonik yang bagus buat pengetahauan anak anak, termasuk pembibitan dan juga peternakan kambing.

Lokasi AMKE ini berada di kawasan konservasi Hutan Panderman, maka yang mengelola adalah para petani Hutan yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Panderman. Seketaris KPTH Panderman Sukinem AMKE mengaku bahwa lokasi wisata edukasi ini berdiri tahun 2018, tujuannya untuk memanfaatkan hutan demi menambah income warga, sekaligus menjaga keberadaan hutan tetap hijau dan lestari,

“Sebelumnya, tempat ini hanya untuk penanaman bibit, peternakan, dan pembuatan pupuk. Sekarang sudah banyak aktivitas. Untuk kerja sama kita dengan kas desa, pembagian 30:70,” ujar Sukinem, kepada sejumlah awaak media yang mengikuti Media Gatering Bank Jatim ke AMKE, Minggu (12/12).

suasana alam yang indah di AMKE

Wanita yang mengikuti dari awal berdirinya AMKE ini menceritakan saat ini AMKE makin berkembang menjadi kampung wisata, “Ya sekarang tempat ini jadi kampung edukasi dan l wisata.”Kita punya bakso siomay dan lain-lain. Juga mengembangkan madu untuk budi daya lebah madunya. Jika masyarakat ingin ke sani hanya membayar Rp1.000,00. untuk tiket masuknya. Kalau hanya makan di area depan tidak perlu bayar, gratis,” tuturnya menambahkan.

Sukinem mangaku dimasa pandemi dimana pemerintah memberlakukan pembatasan mobilitas warga AMKE mengalami nol pendapatan, sehingga merugi. Padahal sebelumnya, omzet yang diperoleh AMKE mencapai sekitar Rp1 miliar yang didapat dari penjualan bibit karena bekerja sama dengan beberapa dinas, salah satunya Dinas Pertanian kota Batu.

“Kita habis mas, gak ada pemasukan. Namun sekarang sudah mulai jalan lagi. Alhamdulillah ini juga ada bantuan dari Bank Jatim yang memberikan pembinaan. Termasuk membantu promisi lewat medsos.Kita dapat anggaran yang lumayan membuat kita bisa bernafas lega. kita gunakan untuk melengkapi peralatan dan juga untuk pelatihan bagi anggota agar produk kami makin lebih disukai pasar,” ungkapnya gembira.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita