Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Tolak Kebijakan Pemerintah Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Sidoarjo

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM : Aliansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, gelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo, Selasa(12/04/2022). Mereka turun kejalan lantaran tidak sepakat dengan aturan pemerintah sekarang.

Diantaranya tuntutan itu adalah menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan menyikapi langkanya minyak goreng di pasaran.

Oratornya berteriak lantang di atas mobil komando, menyampaikan aspirasinya untuk memperjuangkan nasip rakyat.

Kepada wartawan, Dede, perwakilan BEM Sidoarjo vmengatakan, asipirasi ini tidak hanya di terima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah namun juga, di perjuangkan.

“Kami masih percaya dengan pemerintah daerah sebagai penyambung lidah rakyat ke pemerintah pusat, menurut pandangan kami, terutama harga minyak goreng yang melambung tinggi,”ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, berkaitan dengan penundaan Pemilu, kebijakan ini di rasa kurang tepat, ada apa di balik ini.

“Kami akan berjuang membela rakyat kecil untuk mendapatkan haknya yang layak, menurut kami rakyat kecil, hingga saat ini masih jauh dari sejahtera, alias masih tertindas,”tegasnya.

Tak lama berselang, ketua DPRD Sidoarjo Usman, menemui perwakilan mahasiswa di kantornya, dari pertemuan tersebut, ada 7 kesepakatan yang tertulis, bahwa DPRD Sidoarjo mendukung penuh aksi unjuk rasa BEM Sidoarjo.

Diantaranya 1. Menolak kenaikan BBM, 2. Menolak kenaikan harga minyak, berantas mafia minyak goreng, 3. Menolak naiknya kebijakan 11%, 4. Menolak masa jabatan presiden tiga periode, menolak penundaan Pemilu,5. Mendesak mencabut perusahaan migas yang ada di Sidoarjo, 6. Mendesak untuk membawa tuntutan kami ke pemerintah pusat, 7. Mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa dan mengerahkan massa lebih besar, apabila tuntutan kami tidak di hiraukan.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita