Jual Rumah Debitur Ratusan Juta, Bank CIMB Niaga Cabang Malang Digugat

- Editor

Rabu, 18 Mei 2022 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Didampingi tim kuasa hukum, Kumalayanti menggugat Kepala PT. Bank CIMB Niaga Cabang Malang atas dugaan tindak pidana perbankan.

Reza Trianto, SH., M.Hum selaku kuasa hukum Kumalayanti menjelaskan, gugatan perdata dilayangkan kepada pihak Bank Niaga Malang mengenai penjualan rumah atas nama Ngoei Tjing An, suami dari Kumalayanti.

“Sesuai Pasal 49 ayat (1) huruf a, b dan c UU No.10/1998 tentang Perbankan. Karena ini mengakibatkan kerugian, maka kami juga menempuh secara perdata (ganti rugi). Yaitu gugatan perbuatan melawan hukum dengan kerugian yang kami gugat sebesar satu triliyun dua puluh miliar,” ujar Reza, Rabu (18/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Reza juga menempuh administrasi terhadap Bank Niaga Cabang Malang dalam kasus ini. Ada sejumlah pihak yang digugat, antara lain PT. Bank CIMB Niaga, KPKNL Malang, BPN Provinsi, PT AIS Capital Partners Indonesia dan Notaris.

Baca Juga :  Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

“Soal administrasi ini Bank CIMB Niaga Malang terancam bisa ditutup sanksinya kepada OJK, BI dan Menteri Keuangan. Jelas melanggar PMH, OJK, BI. Contohnya peraturan PMK yang sedikitnya ada 19 cara untuk lelang, tapi dalam kasus ini banyak tidak dilakukan,” jelasnya.

Kasus ini berawal dari uang pinjaman yang diajukan oleh Ngoei Tjing An, suami pelapor senilai Rp.2 Miliar kepada Bank CIMB Niaga Malang dengan jaminan 8 (delapan) surat sertifikat rumah pada tahun 2000 silam.

Awalnya angsuran perbulan lancar dibayar Ngoei Tjing An. Pada akhirnya, merasa ditipu lantaran dari 8 sertifikat di enam lokasi, yakni di Malang, Kediri dan Jember tersebut nilainya sudah melampaui pinjaman yang diterima.

Ngoei Tjing An sempat mendatangi Bank Niaga Malang untuk menanyakan perjanjian kredit dan kejelasan posisi hutangnya. Disana korban justru dipimpong oleh pihak bank.

“Di Bank Niaga Cabang Malang, suami klien saya malah disuruh ke Surabaya. Terus disuruh ke Malang lagi, alasannya surat tidak ada di Bank Niaga Cabang Surabaya. Kenapa kok surat perjanjian kreditnya sejak awal tidak dikasih,” terang Reza.

Baca Juga :  Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Menurut Reza, sudah hampir sepuluh kali suami korban mendatangi Bank Niaga Malang dan Surabaya. Hingga terakhir, suami pelapor diarahkan ke Bank Niaga Jakarta Pusat.

“Sangat aneh ya? Pelapor dan suami berhubungan sama Bank Niaga Malang, kok disuruh ke bank niaga Jakarta, suami Pelapor kecewa banget, kenapa kok sampai begini, hanya mempertanyakan perjanjian kredit kok dipersulit,” katanya.

Di sisi lain, fakta baru terungkap, saat dicek korban bahwa rumah yang dijaminkan dalam kondisi kosong tersebut ternyata sudah dijual pihak Bank Niaga Malang seharga Rp650 juta. Hal serupa juga, dugaan penjualan rumah terjadi di lokasi lainnya. Yakni di Kediri dan Jember sudah laku terjual. Ady

Berita Terkait

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama
Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:55 WIB

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:48 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:26 WIB

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:34 WIB

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:45 WIB

Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB