Dosen UNIDA Gontor ini Raih Nilai Tertinggi dalam IELTS Reading, Berikut Rahasianya

- Editor

Kamis, 19 Mei 2022 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Salah satu dosen Universitas Darussalam Gontor berhasil meraih nilai 9 dalam reading section tes IELTS. Nilai 9 adalah sebuah nilai tertinggi dalam ujian kompetensi berbahasa Inggris standar Internasional ini. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ahmad Saifulloh, Ph.D., sekretaris universitas, Rabu (18/5).

“Alhamdulillah, hasil tersebut menjadi motivasi bagi segenap civitas akademika UNIDA Gontor,” ungkap doktor lulusan University of Sydney yang merupakan salah satu pakar bahasa Inggris di Gontor ini.

Sebagaimana diketahui, IELTS adalah sebuah tes yang menguji kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Tes ini dimiliki secara bersama oleh tiga lembaga internasional; British Council, IDP IELTS Australia, dan Cambridge English.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dosen yang mendapatkan nilai 9 tersebut adalah M. Taufiq Affandi, dosen Kelas Internasional Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor). Ditanya mengenai rahasia dibalik full-mark tersebut, dosen ini mengungkapkan beberapa rahasianya.

1. Doa
“Dalam menghadapi ujian seperti ini, pertolongan Allah adalah yang utama,” ungkap Taufiq. Sebelum memasuki ujian, ia mengaku memohon bantuan kepada jajaran rektorat, para dosen senior, serta keluarga, untuk membantu mendoakan kelancaran ujian ini.

Baca Juga :  Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SDN Tamberuh Belajar Di Gerasi Rumah Warga

“Banyak faktor langit yang tidak bisa kita kendalikan saat ujian. Bagaimana jika kita telah melakukan persiapan selama berbulan-bulan ternyata kita jatuh sakit? Tentunya persiapan kita tidak akan ada gunanya,” ungkapnya

2. Mengajar Bahasa Inggris
“Mengajar adalah metode belajar yang terbaik,” ungkap Taufiq. Di UNIDA Gontor, dosen lulusan Hamad Bin Khalifa University ini berkesempatan untuk mengajar dan juga menyusun buku text book persiapan IELTS.

Selain mengajar di kelas, dosen ini juga membantu mengajar secara informal mahasiswa ataupun dosen lain yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian IELTS maupun TOEFL.

3. Tekad yang kuat
Menghadapi ujian yang sangat komprehensif seperti IELTS membutuhkan persiapan matang yang panjang. Tanpa tekad yang kuat, kita bisa kehilangan semangat di tengah jalan. Demikian ungkap dosen yang juga merupakan guru KMI Gontor ini.

Tekad yang kuat juga membantu menguatkan mental saat ujian. Ketenangan dalam ujian sangat penting mengingat ujian akan membutuhkan peserta ujian untuk menjaga fokus dalam rentang waktu 3 hingga 4 jam.

Baca Juga :  Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SDN Tamberuh Belajar Di Gerasi Rumah Warga

4. Berusaha menjadi native speaker
Hal selanjutnya yang dilakukan oleh dosen ini adalah dengan berusaha menjadi native speaker. Hal ini dilakukan dengan membaca, mendengar, berbicara, dan menulis segala hal dengan bahasa Inggris dalam rentang waktu bertahun-tahun.

Dosen yang berkesempatan mengunjungi negara Inggris pada 2010 ini berkesempatan menjadi koordinator program pertukaran pelajar mahasiswa Amerika di UNIDA Gontor selama empat tahun terakhir. “Dari program tesrsebut, alhamdulillah kami berkesempatan untuk banyak berinteraksi dengan native speaker,” paparnya.

5. Disiplin
“Kami belajar dari KH Hasan Abdullah Sahal bahwa tiada keberhasilan tanpa disiplin. Untuk itu, dalam persiapan ujian ini pun, disiplin memegang peranan yang sangat penting,” ungkap Taufiq.

Selama rentang waktu tiga bulan, dosen universitas yang bersistem pesantren ini mengalokasikan waktu tiga jam setiap harinya untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. “Pada sebulan terakhir, menjadi 5 jam setiap harinya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SDN Tamberuh Belajar Di Gerasi Rumah Warga
Grup Reog Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo Kembali Boyong Piala Presiden RI FNRP ke XXIX
MIKOM UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Inovasi dan Pengembangan Produk Lokal, Menakar Dukungan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM
Kemendikbudristek Berangkatkan 97 Mahasiswa Politeknik ke Prancis Melalui Program IISMA
Gelar Haflatul Imtihan ke-49, Lembaga Pendidikan Yayasan Darul Ihsan Pasean Pamekasan Wisudakan 43 Santri
Sudah Lima Tahun Berkiprah, Teknik Geomatika Unitomo Gelar Kumpul Surveyor Indonesia
Fikes Unitomo Buka Prodi S1 dan Profesi Kebidanan
Dedikasi dan Inovasi Siswa, SMA Labschool Unesa 1 Gelar Gebyar P5 dan Bazar Cebicom

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:12 WIB

Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SDN Tamberuh Belajar Di Gerasi Rumah Warga

Minggu, 7 Juli 2024 - 14:12 WIB

Grup Reog Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo Kembali Boyong Piala Presiden RI FNRP ke XXIX

Jumat, 5 Juli 2024 - 19:23 WIB

MIKOM UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Inovasi dan Pengembangan Produk Lokal, Menakar Dukungan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:05 WIB

Kemendikbudristek Berangkatkan 97 Mahasiswa Politeknik ke Prancis Melalui Program IISMA

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:13 WIB

Gelar Haflatul Imtihan ke-49, Lembaga Pendidikan Yayasan Darul Ihsan Pasean Pamekasan Wisudakan 43 Santri

Rabu, 26 Juni 2024 - 15:22 WIB

Sudah Lima Tahun Berkiprah, Teknik Geomatika Unitomo Gelar Kumpul Surveyor Indonesia

Senin, 24 Juni 2024 - 14:52 WIB

Fikes Unitomo Buka Prodi S1 dan Profesi Kebidanan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:26 WIB

Dedikasi dan Inovasi Siswa, SMA Labschool Unesa 1 Gelar Gebyar P5 dan Bazar Cebicom

KANAL TERKINI