Masih menurutnya, pengembangan model bisnis koperasi sawit merupakan tugas Kemenkop dan UKM dengan dukungan sejumlah lembaga terkait termasuk Pemerintah daerah.
“Nanti akan ada pendampingan, bukan hanya di koperasinya tetapi juga di petaninya dan desanya. Di situlah pentingannya peran serta Pemda,” ujar Bagus.
Lebih lanjut, Bagus menyampaikan, bicara tata kelola industri sawit perlu dilihat dari hulunya. Untuk itu KemenKopUKM, katanya, terus berkolaborasi dengan berbagai pihak lintas kementerian dan lembaga.
“Bicara industri sawit, ini kan bicara dari hulu ke hilir ya. Seperti diketahui, bicarah hilirasi sudah diatur sedemikian rupa. Sehingga nanti masyarakat yang menerima tentunya. @Rudi
