Sebagaimana Kota Tidore memiliki sejarah panjang tentang kekayaan rempah-rempah sehingga menjadi pesona bagi beberapa bangsa yang yang pernah datang.
”Selamat datang di kota kecil kami, Kota Tidore yang memiliki sejarah panjang tentang kekayaan rempah-rempahnya, sehingga menjadi pesona bagi beberapa bangsa yang pernah datang, telah dikisahkan bahwa kurang lebih 500 tahun lalu, Tidore pernah menjadi bagian dari emporium Maluku Kie Raha, yang terkenal sebagai salah satu pusat kawasan rempah dunia saat itu, Ia menjadi salah satu titik temu dan perkenalan nusantara dengan dunia luar bermula,” ungkapnya.
Lanjutnya, kepentingan utama Tidore adalah untuk menegaskan kembali narasi sejarah Maluku Kie Raha sebagai salah satu pusat kawasan rempah dunia pada masa lalu, beserta seluruh peninggalan sejarah budayanya, hingga saat ini perlu mendapat perhatian serius dalam rangka upaya memajuan kebudayaan daerah, dan terutama untuk mendukung penegasan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Terima kasih kami ucapkan atas kunjungan Muhibah Jalur Rempah ini, semoga kunjungan ini menjadi sebuah secercah harapan bagi kami untuk sebuah ilmu pengetahuan yang nantinya akan dijabarkan oleh Kemndikbud Ristek Republik Indonesia, sebagai acuan dalam pelajaran sejarah di bangku-bangku sekolah.
