JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Puluhan keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, mendatangi balai desa setempat. Kedatangan puluhan massa yang didominasi ibu rumah tangga (IRT) tersebut, merupakan bantahan atas aksi demo yang digelar pekan sebelumnya.
Dengan menenteng sejumlah poster, begitu tiba dilokasi mereka langsung menyuarakan sejumlah tuntutan. Salah satunya, meminta agar dua perangkat desa setempat tidak dicopot.
Diungkapkan oleh Lifyati (50), salah satu KPM yang turut dalam aksi di balai desa. Kedatangan ia beserta puluhan penerima bantuan sosial (Bansos) minyak goreng (Migor), tak lain ingin meluruskan kabar. Terkait, adanya pungutan yang dilakukan oleh dua perangkat desa setempat.
“Jadi kedatangan kami kesini ingin meluruskan kabar terkait pungutan bansos migor. Sebab yang sebenarnya terjadi, murni dari kesadaran warga sendiri,” ungkapnya, Kamis,(16/6) kepada awak media.
