Butuh Ruang Kreasi, Dewan Kesenian Jawa Timur Mengadu ke Ketua DPD RI 

- Editor

Selasa, 26 Juli 2022 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Dewan Kesenian Jawa Timur menemui Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang tengah reses. Dewan Kesenian semakin minimnya ruang berkreasi. Akibatnya, nyaris tak ada tempat bagi mereka untuk mengaktualisasikan diri.

Pada pertemuan itu, Ketua DPD RI didampingi Staf Ketua DPD RI Baso Juherman dan Ketua Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto. Sedangkan Dewan Kesenian Jawa Timur dihadiri M Taufik Hidayat (Ketua Presidium), Anwar Zen (budayawan), Lutfiadyati (staf) dan Wahyu Luhur (staf).

Ketua Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, M Taufik Hidayat, mengatakan pandemi Covid-19 membuat situasi berubah total. Pagelaran kesenian tak diperkenankan untuk digelar. Mirisnya, saat situasi sedang masuk masa transisi ke era new normal, kehidupan seniman tak beranjak membaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika sektor lain mulai bergeliat, ruang kami berkesenian justru masih stagnan. Aktivitas kreatif kami nyaris tak teraktualisasikan,” kata Taufik.

Dalam kondisi tersebut, nyaris minim perhatian dari pemerintah. “Beberapa seniman yang pada akhirnya jatuh sakit karena situasi itu nyaris tak terurus. Tak ada dana kesehatan untuk seniman,” papar dia.

Baca Juga :  Bank Jatim Raih Penghargaan Top Bank 2024 dari The Iconomics

Aktivitas berkreasi di ruang-ruang publik seperti di bandara, mall dan hotel, sudah tak lagi dilakukan oleh seniman.

“Dahulu, seniman itu berkreasi di ruang-ruang publik. Kami difasilitasi. Tapi saat ini praktis tidak lagi,” kata Taufik.

Padahal, kata dia, kesenian dan kebudayaan jika diafirmasikan secara baik, maka akan berpotensi besar mendatangkan pendapatan bagi daerah.

“Kesenian dan kebudayaan itu berkontribusi cukup baik terhadap PAD jika diberdayakan dengan baik. Namun, dari dana Rp1,6 miliar untuk pembinaan, kini hanya dialokasikan sebesar Rp250 juta,” kata Taufik.

Ia pun meminta kepada Ketua DPD RI memfasilitasi kembali ruang berkesenian, agar seniman dan kebudayaan di Jawa Timur dapat bertahan dan kembali bangkit.

“Kami menilai Pak LaNyalla memiliki perhatian yang cukup besar untuk kesenian dan kebudayaan, khususnya di Jawa Timur ini. Sebab, sampai saat ini nyaris tak ada pagelaran budaya yang diselenggarakan,” kata Taufik.

LaNyalla sependapat dengan Taufik. Menurutnya, kesenian dan kebudayaan harus terus dilestarikan.

Baca Juga :  Sebanyak 50 Hektar Lahan Terbakar di Gunung Bromo

“Salah satu tugas kami di DPD RI memang mendorong kesenian dan kebudayaan agar semakin berkembang dengan baik,” kata LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menilai, salah satu aspek penting yang perlu disoroti adalah degradasi kebudayaan yang dialami anak bangsa. Hal itu terjadi lantaran masuknya budaya asing tanpa filter yang baik.

“Ini terjadi karena konstitusi kita tak terjaga dengan baik pasca-amandemen tahun 1999-2002. Dahulu, kebudayaan kita bernafaskan pada Pancasila. Namun saat ini, kebudayaan kita tak lagi memiliki filter, sehingga mengubah watak dan karakter asli kebudayaan nasional, termasuk di Jawa Timur ini,” tutur LaNyalla.

Oleh karenanya, LaNyalla mengajak kepada Dewan Kesenian Jawa Timur untuk ikut aktif meresonansikan agar kita kembali kepada UUD 1945 naskah asli.

“Kita harus kembali kepada UUD 1945 naskah asli agar identitas kebudayaan kita kembali jelas dan tegas sebagaimana sudah dibentuk karakter dan jati dirinya oleh para pendiri bangsa,” kata LaNyalla.(***)

Berita Terkait

Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih, KPU Jatim Raih Rekor MURI
Kakek di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Bersamaan dengan Grebeg Suro, Jamaah Haji Ponorogo Bakal Turun di Kantor Kemenag Setelah Sampai, Penjemput Wajib Berstiker
Bebaskan Anak Berekspresi, Pemkot Kediri Gelar Serangkaian Lomba dalam Peringatan HAN 2024
Dialog Bersama Pegiat Literasi Kota Kediri, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Ajak Kolaborasi Tingkatkan Gemar Baca Masyarakat
Warga di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok Adiknya
Tingkatkan Kehati- Hatian, Jangan Sembarangan Gunakan DD – ADD, Anda Akan Berurusan dengan KPK
Satnarkoba Polres Pacitan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Ganja dan Sabu

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 00:30 WIB

Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih, KPU Jatim Raih Rekor MURI

Senin, 24 Juni 2024 - 22:12 WIB

Kakek di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Senin, 24 Juni 2024 - 21:07 WIB

Bersamaan dengan Grebeg Suro, Jamaah Haji Ponorogo Bakal Turun di Kantor Kemenag Setelah Sampai, Penjemput Wajib Berstiker

Senin, 24 Juni 2024 - 18:45 WIB

Bebaskan Anak Berekspresi, Pemkot Kediri Gelar Serangkaian Lomba dalam Peringatan HAN 2024

Senin, 24 Juni 2024 - 18:22 WIB

Warga di Ponorogo Meregang Nyawa Setelah Dibacok Adiknya

Senin, 24 Juni 2024 - 17:54 WIB

Tingkatkan Kehati- Hatian, Jangan Sembarangan Gunakan DD – ADD, Anda Akan Berurusan dengan KPK

Senin, 24 Juni 2024 - 17:36 WIB

Satnarkoba Polres Pacitan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Ganja dan Sabu

Senin, 24 Juni 2024 - 15:03 WIB

Peringati Ke 78 Hari Bhayangkara, Polres Gresik Gelar Tabur Bunga di TMP Kusuma Bangsa Sunan Giri

KANAL TERKINI