Sidik Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi di Jombang, Kerugian Negara Ditaksir Capai 400 Juta

- Editor

Selasa, 23 Agustus 2022 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Kejaksaan Negeri Jombang serius tangani aduan masyarakat soal bantuan sosial negara. Hal ini seiring dengan Penyelidikan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran pupuk bersubsidi kepada kelompok tani. Ranah penyelidikan dilakukan pada Subsektor tanaman perkebunan komoditas tebu di kecamatan Sumobito pada Dinas Pertanian Kabupaten Jombang pada tahun 2019.

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Tengku Firdaus SH, MH mengatakan dari serangkaian upaya penyelidikan oleh Kasi Pidsus dan tim sesuai dengan instruksi pimpinan. Berdasar amanat Jaksa Agung menindaklanjuti adanya laporan pengaduan terkait penyimpangan yang menyentuh masyarakat. Diantaranya penyaluran pupuk bersubsidi, minyak goreng, dan pendistribusian yang menyentuh masyarakat.

Baca Juga :  Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah

“Terkait petunjuk tersebut kejaksaan Negeri Jombang telah melaksanakan penyelidikan terkait adanya penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi diwilayah kecamatan Sumobito”, kata Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Tengku Firdaus SH, MH.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, penyelidikan dilaksanakan bulan Agustus. Sudah dimintai keterangan sejumlah pihak, dari Dinas Pertanian, beberapa kelompok tani, penyalur dan distributor. Dari hasil penyelidikan, sudah juga melakukan ekspos dan ditemukan bukti awal terkait penyaluran pupuk.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Hukum Bidang Perdata, BPJS Kesehatan Teken MoU Dengan Kejari Surabaya

“Pada bulan Agustus kami tingkatkan penyelidikan terkait penyelewengan pupuk subsidi ke tahap penyidikan,” Terang Kajari.

Bukti awal dimaksud pada proses perencanaan, pelaksanaan penyaluran, dan lain sebagainya. Untuk menindaklanjuti penyidikan, diterbitkan Surat Perintah Penyidikan Kejaksaan Negeri Jombang No 1/M.5 No.25/FD.1/08 2022 tanggal 5 Agustus 2022.

Jaksa penyidik telah meminta keterangan dari pihak Dinas, Gapoktan, pengecer, distributor, berkoordinasi dengan ahli Auditor untuk dilakukan audit dan menentukan besarnya kerugian negara.

“Berdasarkan estimasi hitungan auditor, nilai kerugian negara mencapai 400 juta lebih,” pungkasnya.

Berita Terkait

242 Kades di Sidoarjo Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Plt Bupati Subandi Ajak Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Desa Mandiri
Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah
Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024
Satlantas Polres Pacitan Bersama Jasa Raharja dan Dispenda Sosialisasikan Beretika dalam Berkendara
Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak
Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet
Tamasya Sama Mas Tarjo, Satu-satunya Inovasi Layanan Posyandu di Sidoarjo
3 Petahana KPU Magetan Terpilih Kembali

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:52 WIB

242 Kades di Sidoarjo Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Plt Bupati Subandi Ajak Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Desa Mandiri

Jumat, 14 Juni 2024 - 01:09 WIB

Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:09 WIB

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:10 WIB

Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:00 WIB

Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:06 WIB

Tamasya Sama Mas Tarjo, Satu-satunya Inovasi Layanan Posyandu di Sidoarjo

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:23 WIB

3 Petahana KPU Magetan Terpilih Kembali

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:23 WIB

Ketika BUMD Harus Jadi Penopang PAD Jatim Tahun Depan, Jadi Bahan Diskusi Panel BUMD Outlook 2025 

KANAL TERKINI

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM-Warga menikmati suasana Pantai Wisata Jumiang, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024).Capaian PAD wisata tahun 2022 hanya berkisar 37,49 persen, atau setara dengan Rp33 juta. Sedangkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp90 juta. Pada tahun 2023 kembali mengalami hal yang lebih parah, dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp710 juta, hanya dicapai Rp4,19 persen, atau setara dengan Rp29 juta, PAD yang ditetapkan sekitar  Rp100 juta di tahun 2024 akan dicapai 100 persen selama setahun. Foto/KI/S Kurniawan

KANAL FOTO

Target PAD Sektor Wisata Pamekasan

Kamis, 13 Jun 2024 - 23:11 WIB

KANAL PACITAN

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Jun 2024 - 21:09 WIB