Dua Wartawan Diintimidasi Oknum Guru Depan Anggota Polres Jombang Saat Meliput Kericuhan Pertandingan Voli Piala Bupati,

- Editor

Kamis, 1 September 2022 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Jurnalis membawa barang bukti berupa kamera untuk dijadikan alat bukti laporan ke Polres

Dua Jurnalis membawa barang bukti berupa kamera untuk dijadikan alat bukti laporan ke Polres

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Kasus kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini dua orang jurnalis di Kabupaten Jombang, mendapat ancaman serta intimidasi oleh oknum guru yang diduga merupakan guru aktif di SMK Dwija Bhakti Jombang.

Usut punya usut, kedua jurnalis tersebut adalah Muhammad Fajar El Jundy, yang sehari-hari merupakan stringer atau juru kamera TV One dan Faiz jurnalis media online Beritabangsa.com.

Kejadian disaat kedua jurnalis tersebut sedang melakukan peliputan semi final pertandingan voli antar pelajar se-Jombang Bupati Cup 2022, Rabu (31/08/ 2022) di GOR Merdeka Jombang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara dadakan ada kejadian kericuhan sehingga, insting jurnalis keluar dan merekam kejadian tersebut. Namun sayang tiba-tiba datang seseorang yang diduga oknum guru SMK Dwija Bhakti mendekatinya dan sempat melakukan kontak fisik ke Fajar dan Faiz.

Baca Juga :  Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak

Lebih ironisnya sewaktu dilakukan intimidasi untuk menghapus file rekaman disitu disaksikan oleh anggota dari Kepolisian dan Kapolsek Jombang Kota.

“Waktu di depan gerbang saya sudah ambil gambar dapat 3 kat, mau masuk gak boleh saya mundur lalu kamera saya dirampas, saya sudah coba memintanya tapi tidak diberikan, padahal saya bilang saya dari media,” terang Fajar.

Fajar, menjelaskan bahwa dirinya dipaksa dibawah sebuah ruangan berdalih untuk dipertemukan kepala sekolah.

“Saya dipiting ke dalam, diajak ketemu kepala sekolahnya, kamera saya langsung diberikan kepada kepala sekolah lalu dipegang erat ditempat duduknya, mereka meminta saya memastikan rekaman itu sudah saya hapus,” ungkapnya.

Masih ada rasa ketakutan, Fajar menceritakan bahwa disaat dilakukannya penghapusan rekaman ada anggota Kepolisian yang hanya mengamati.

Baca Juga :  Ketika BUMD Harus Jadi Penopang PAD Jatim Tahun Depan, Jadi Bahan Diskusi Panel BUMD Outlook 2025 

“Ada kalau tidak salah Pak Kapolsek Jombang Kota, dan ada anggota lainnya yang mengatakan kasihkan kameranya dia media,” paparnya.

Dilain tempat, Ketua PWI Jombang, Sutono Abdillah mengecam apa yang dilakukan oknum guru tersebut apalagi disaat penghapusan rekaman peliputan disaksikan oleh anggota Kepolisian.

“Itu adalah bentuk menghalangi tugas jurnalis melakukan peliputan, apalagi ada intimidasi dan perampasan juga, kami sangat menyayangkan dan akan kami proses ke jalur hukum,” pungkasnya.

Sementara, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menegaskan perihal adanya’ insiden penghapusan rekaman dan intimidasi dilakukan oleh oknum guru, serta disaksikan oleh anggotanya yakni Kapolsek Jombang Kota, dengan demikian pihaknya akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

“Nanti kita akan konfirmasi, Pak Kapolsek itu melihat, kalau memang ini nanti kita mintai keterangan,” tandasnya. (KI-01)

Berita Terkait

242 Kades di Sidoarjo Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Plt Bupati Subandi Ajak Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Desa Mandiri
Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah
Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024
Satlantas Polres Pacitan Bersama Jasa Raharja dan Dispenda Sosialisasikan Beretika dalam Berkendara
Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak
Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet
Tamasya Sama Mas Tarjo, Satu-satunya Inovasi Layanan Posyandu di Sidoarjo
3 Petahana KPU Magetan Terpilih Kembali

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:52 WIB

242 Kades di Sidoarjo Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Plt Bupati Subandi Ajak Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Desa Mandiri

Jumat, 14 Juni 2024 - 01:09 WIB

Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:09 WIB

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:10 WIB

Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:00 WIB

Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:06 WIB

Tamasya Sama Mas Tarjo, Satu-satunya Inovasi Layanan Posyandu di Sidoarjo

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:23 WIB

3 Petahana KPU Magetan Terpilih Kembali

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:23 WIB

Ketika BUMD Harus Jadi Penopang PAD Jatim Tahun Depan, Jadi Bahan Diskusi Panel BUMD Outlook 2025 

KANAL TERKINI

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM-Warga menikmati suasana Pantai Wisata Jumiang, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024).Capaian PAD wisata tahun 2022 hanya berkisar 37,49 persen, atau setara dengan Rp33 juta. Sedangkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp90 juta. Pada tahun 2023 kembali mengalami hal yang lebih parah, dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp710 juta, hanya dicapai Rp4,19 persen, atau setara dengan Rp29 juta, PAD yang ditetapkan sekitar  Rp100 juta di tahun 2024 akan dicapai 100 persen selama setahun. Foto/KI/S Kurniawan

KANAL FOTO

Target PAD Sektor Wisata Pamekasan

Kamis, 13 Jun 2024 - 23:11 WIB

KANAL PACITAN

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Jun 2024 - 21:09 WIB