Ogah Bicara Pilkada Karanganyar 2024, Joko Pramono: Saya Fokus Mengabdi ke Masyarakat

ARSO 16 Okt 2022

KARANGANYAR, KANALINDONESIA.COM – Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar dari Fraksi PDI Perjuangan Joko Pramono ogah bicara Pemilu Kepala Daerah atau Pilkada Karanganyar 2024. Alasannya, ia masih fokus mengabdi kepada masyarakat dan menepati janji-janji kampanye saat Pileg 2019.

“Belum waktunya bicara itu (Pilkada 2024-red). Sekarang, saya fokus dulu mengabdi kepada masyarakat dan memenangkan PDI Perjuangan di Pileg 2024 nanti,” kata Joko Pramono, dalam keterangannya, Minggu (16/10/2022).

Sebelumnya, santer wacana terkait pencalonan pasangan Rober Christanto sebagai calon bupati dan Joko Pramono sebagai wakil bupati dari PDI Perjuangan pada Pilkada Karanganyar 2024, mendatang,

Pria yang akrab dipanggil mas Djokpram inipun menegaskan bahwa dirinya tidak berminat dan tidak akan mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati di Pilkada Karanganyar 2024 mendatang.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak berminat serta tidak akan mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati pada kontestasi pada Pilkada serentak 2024,” ucapnya.

Untuk itu, Joko Pramono meminta kepada semua pihak agar tidak menarik-narik namanya pada bursa Pilkada Karanganyar 2024 mendatang. Pasalnya dirinya sebagai anggota Fraksi PDIP Karanganyar fokus mengabdi kepada masyarakat juga kepada partai.

Bahkan lanjut Joko Pramono yang dikenal sebagai politisi muda visioner tersebut menegaskan tugasnya yang mendesak secara kepartaian adalah mensukseskan kemenangan Pileg PDI Perjuangan dan memenangkan calon presiden yang diusung PDI Perjuangan.

“Saya tidak mau bicara Pilkada sebelum memenangkan PDI Perjuangan untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres 2024,” tandasnya.

Adapun mengenai spekulasi pada Pilkada 2024 nanti PDI Perjuangan Karanganyar apakah koalisi atau tidak berkoalisi itu wewenang DPP PDI Perjuangan.

Apalagi tradisi PDI Perjuangan adalah selalu mengumumkan calonnya dimenit-menit terakhir.

Dengan demikian Joko Pramono menyarankan pihak lain atau kompetitor agar tidak membuat atau membangun opini-opini terhadap PDI Perjuangan.

“Koalisi atau tidak itu internal PDI Perjuangan saya minta pihak lain jangan Baper,” kata Joko Pramono, menambahkan.(dan_kanalindonesia.com)