Wiwik tipu emak-emak berkedok jual minyak goreng murah

- Editor

Senin, 21 Maret 2022 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kelangkaan minyak goreng (migor) pada saat ini membuat Wiwik Riana mengambil kesempatan untuk melakukan penipuan. Dengan segala tipu dayanya, warga Pacar Keling itu berhasil menipu puluhan tetangganya hingga mengalami kerugian total lebih kurang Rp 400 juta.

Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pemeriksaan 4 saksi korban yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina. Mereka yakni Sri Irna Warda Ningsih, Soedijah, Siti Fatimah dan Hariyani.

Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Taufan Mandala, saksi Sri Irna menjelaskan jika awalnya bisnis minyak goreng yang ditawarkan oleh terdakwa berjalan lancar. “Saya awal pembelian itu sekitar akhir November. Saya bayar seminggu barang datang. Setelah pembelian ke enam, kalau tidak salah 25 Desember 2021 itu, barang tidak datang,” jelas Irna Senin (21/3).

Ditambahkan Sri, dirinya mengaku mencari terdakwa saat itu. Namun ketika dihubungi HP nya, ternyata dalam keadaan mati dan terdakwa menghilang. “Sekira tanggal 1, dia balik ke rumahnya. Alasan HPnya hilang dan uang pembelian minyak goreng yang di tarushg di tas kresek (plastik) ikut terbuang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sri mengatakan terdakwa mengaku mendapatkan minyak goreng yang harga per kartonnya lebih murah dari harga pasaran berasal dari Sidoarjo. “Kalau di luar itu 1 karton isi 6 kantong harganya Rp 235 ribu. Terdakwa jual Rp 185. Kemasannya 1 kantong 2 liter. Bilangnya minyak itu dari Sidoarjo,” katanya.

Baca Juga :  PKB Jatim Instruksikan Semua Anggota Fraksi PKB Berqurban Sapi dan Kambing, Fauzan "Ribuan daging kita sebar untuk masyarakat"

Terkait kerugiannya Sri menyampaikan sekitar Rp 103 juta. Jumlah tersebut berdasarkan 4 nota pembelian sebanyak 100 karton kepada terdakwa. “Saya rugi Rp 103 juta. Barangnya tidak dikirim sampai sekarang,” ucapnya saat ditanya JPU Siska.

Sementara itu, Soedijah, Siti Fatimah dan Hariyani juga mengamini keterangan Sri. Modusnya sama yaitu lancar di awal kemudian bermasalah di kemudian hari. “Ya dijanjiin begitu Pak Hakim. Saya percaya sebab awalnya barang datang. Terus beli lagi barang tidak datang,” ujar Soedijah yang mengalami kerugian Rp 17,9 juta.

Terhadap keterangan para saksi, terdakwa tidak sedikitpun membantahnya. Bahkan dia mengaku uang yang hilang digunakan untuk melakukan perputaran uang pembayaran minyak goreng. “Iya benar Pak. Saya mengaku salah. Saya menyesal,” kata terdakwa. Ady

Berita Terkait

DPP Partai Demokrat Turunkan Surat Tugas untuk Sugiri Sancoko di Pilkada 2024 Ponorogo
Calon Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko Masuk dalam Daftar 5 Bupati Petahana di Jawa Timur yang Dapat Surat Tugas dari PAN
Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat
Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance
Bisa Saja PDIP Koalisi dengan PKB Usung Arzuki Mustamar, Untari : Semua masih mungkin terjadi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Banggar DPRD Jatim Rekom Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Layak Dibahas Lebih Lanjut, Tapi Beri Catatan Soal Laba BUMD
Dewan Syuro PKB Ponorogo Minta DPP Turunkan  Rekom ke Sugiri Sancoko

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:29 WIB

DPP Partai Demokrat Turunkan Surat Tugas untuk Sugiri Sancoko di Pilkada 2024 Ponorogo

Kamis, 20 Juni 2024 - 08:09 WIB

Calon Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko Masuk dalam Daftar 5 Bupati Petahana di Jawa Timur yang Dapat Surat Tugas dari PAN

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:44 WIB

Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:46 WIB

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:50 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:18 WIB

Banggar DPRD Jatim Rekom Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Layak Dibahas Lebih Lanjut, Tapi Beri Catatan Soal Laba BUMD

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:53 WIB

Dewan Syuro PKB Ponorogo Minta DPP Turunkan  Rekom ke Sugiri Sancoko

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

OJK Kediri Nyatakan Pertumbuhan Kredit Perbankan Bulan Maret 5,01 Persen

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Jun 2024 - 22:46 WIB