Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Kanal Maluku Utara

Empat Pandangan Umum Fraksi, Disampaikan pada Rapat Paripurna

Selanjutnya, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) disampaikan oleh juru bicara Abdul Kadir Hamzah mengatakan, dari Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Kota Tidore Kepulauan menyampaikan pokok-pokok pikiran terkait nota keuangan RAPBD Tahun 2023 sebagai berikut.

Pertama, diperlukan kreatifitas dan inovasi yang terencana dan terukur dalam upaya mendorong peningkatan APBD di tahun 2023. Harapannya dengan desain kebijakan yang baik dapat menghasilan PAD yang melampaui target seperti yang tercantum di dalam dokumen RAPBD tahun 2023.

Ke dua, kebijakan anggaran untuk penyertaan modal pada BUMD Perumda Ake Mayora. Fraksi PAN berpandangan bahwa kerja-kerja penyediaan sarana air bersih dan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan sektor pelayanan dasar bagi masyarakat.

Maka penyertaan modal ke Perumda Ake Mayor menjadi keniscayaan, hal ini penting untuk di alokasikan dan di realisasikan.

Ke tiga, pengalokasian anggaran untuk penyertaan modal Pemerintah Kota Tidore Kepulauan pada Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara perlu dikaji secara saksama.

Jika memberikan benefit yang lebih bagi PAD maka Fraksi PAN mengusulkan agar anggaran penyertaan modal tersebut perlu ditambahkan.

Serta terkait dengan kompensasi persentasi belanja operasional dan belanja modal. Fraksi PAN juga menghimbau agar dapat didesain dengan baik sehingga tidak tejadi kesenjangan yang besar.

Abdul Kadir Hamzah juga mengatakan, dalam struktur anggaran pada RAPBD Tahun 2023 terdapat kebijakan belanja tak terduga.

Kami berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan dalam rangka optimalisasi dana siap pakai untuk mengantisipasi eksiden yang terjadi sewaktu waktu.

Untuk itu diperlukan adanya alokasi anggaran yang lebih untuk kegiatan tanggap darurat.

Abdul Kadir menambahkan, berkaitan dengan pelaksanaan Sail Tidore yang akan berlangung pada tanggal 24-29 November 2022.

“Kami mengharapkan adanya keseriusan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk bekerja ekstra, melakukan monitoring dan evaluasi dengan ketaatan terhadap kesiapan pelaksanaan Sail Tidore. Melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung utama, demi suksesnya penyelenggaran Sail Tidore nanti,” tutur Abdul Kadir.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita