Tim ROV PPNS Sukses dalam Uji Coba ROV Class II di Aquamarine Test Facility

- Editor

Sabtu, 5 November 2022 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), menguatkan visi misi PPNS menjadi Institusi yang memfokuskan diri pada bidang perkapalan dan teknologi penunjangnya di bidang maritim.

Salah satu bukti nyata yaitu mendapatkan kepercayaan dari LPDP Kemenkeu-RI melalui pendanaan Program Riset Keilmuan Terapan untuk membuat ROV Class II. Proses pembuatan ROV Class II ini dikerjakan sepenuhnya oleh Tim dosen yaitu : DR.Eng Imam Sutrisno, ST., MT, Budianto, S.T., M.T., MRINA, DR. Yuning W, ST., MT, Zindhu Maulana Ahmad Putra, S.ST., MTr.T., M. Basuki Rahmat, ST., MT dan Ir. Eko Julianto, M.Sc, FRINA serta dibantu oleh mahasiswa Teknik Otomasi. Proses pengerjaan dilakukan di Laboratorium Otomasi – PPNS.

Dalam Proses nya pembuatan ROV Class II ini, juga melibatkan mitra industry yang sudah berpengalaman di dalam dunia inspeksi bawah air yaitu PT. Aquamarine Divindo Inspection serta mitra yang bergerak di bidang docking kapal yaitu PT. Orela Shipyard.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di dalam penjelasannya, Imam Sutrisno sebagai ketua tim menyatakan bahwa, pembuatan ROV Class II yang diberi nama ROV RAMONA ini, mempunyai tujuan Khusus yaitu untuk melakukan investigasi dalam pengamatan dan pengukuran lambung kapal yang telah lama beroperasi, sehingga dapat difungsikan sebagai penganti penyelaman secara langsung ataupun sebagai alternatif data pendukung dalam annual survey untuk survey mempertahankan Notasi Klas Kapal.

Baca Juga :  PKS Jatim Serahkan SK DPP untuk Ony Anwar dan Maidi di Kabupaten Ngawi dan Kota Madiun

Kepala P3M PPNS, M. Basuki Rahmat, menambahkan bahwa, berdasarkan sertifikat Klas BKI mengenai kelayakan kapal dalam operasional di laut, kapal diperlukan dengan proses pengedokan kapal (docking), dimana ketentuan wajib docking minimal 2 (dua) kali dalam 4-5 tahun yang merupakan masa berlaku sertifikat klasifikasi kapal dengan kode notasi A100 sedangkan minimal 2 kali docking dalam 4 tahun untuk lambung kapal dengan kode notasi A90.

“Pada persyaratan pemeriksaan lambung alas dengan docking setiap tahun dapat digantikan dengan UNDER WATER SURVEY sesuai dengan kapal yang memiliki notasi kelas “IW” sesuai IMO res. 1053 (27) tahun 2011,” ujarnya pada keterangannya. Sabtu, (05/11/2022).

Saat ini under water survey oleh Surveyor Biro Klasifikasi Indonesia biasanya dilakukan secara konvensional dengan penyelaman langsung, akan tetapi adanya resiko yang sangat bahaya dan kebutuhan biaya yang tinggi. Oleh karena itu merujuk pada persoalan diatas, maka pembuatan ROV RAMONA sangat membantu.

Baca Juga :  Siapkan Skema Untuk Menarik Investor ke Jember, Gus Fawait ingin Angka Pengganguran dan Kemiskinan Turun

Menurut Budianto, salah anggota tim desain ROV menyatakan bahwa, hal penting dibutuhkan teknologi ROV (Remotely Underwater Vehicle) Class II untuk investigasi lambung kapal secara langsung dan cepat guna untuk melihat dan mengukur kondisi lambung yang tercelup air.

“Klasifikasi ROV Class II mengacu pada NORSOK standard U-102 (2003) yang dirancang dengan kemampuan menyelam sampai kedalaman 30 meter yang dilengkapi dengan berbagai sensor kedalaman dan sensor ketebalan pelat serta durasi penyelaman ROV selama 60 menit mampu menjawab kebutuhan investigasi lambung kapal di bawah air. Kemampuan progressive speed ROV dalam kecepatan maksimum mampu bergerak dengan kecepatan 2.0 knot,” jelasnya.

PT. Aquamarine Divindo Inspection, menyambut baik hasil bagus uji ROV RAMONA. Rahmadi, sebagai perwakilan PT. Aquamarine Divindo Inspection yang mendampingi proses uji menyatakan bahwa, keberhasilan ini sangat penting dan mendorong untuk segera bisa di terapkan mass product. Mengingat selama ini PT. Aquamarine Divindo Inspection masih menggunakan produk import. (ari)

Berita Terkait

KPU Ponorogo Segera Launching Pilkada 2024, Bakal Hadirkan Guyon Waton
Operasi Patuh Semeru Dimulai 15 hingga 28 Juli 2024, Ini Targetnya
Sepuluh Siswa Dari Jalur Afirmasi Terima Bantuan Seragam Dari Kepala Sekolah Smanew Gresik
Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SDN Tamberuh Belajar Di Gerasi Rumah Warga
PPDB Usai, 1 SD di Ponorogo Tak Dapat Murid Baru Sama Sekali
Idham Mustofa Terpilih Jadi Ketua PCNU Ponorogo Periode 2024-2029
Terus Diakui Kinerjanya Bank Jatim Dinobatkan Sebagai BUMD yang Inovatif dan Ekspansif
Pilbup Jember PPP Pilih Beri Rekom Gus Fawait

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 17:16 WIB

KPU Ponorogo Segera Launching Pilkada 2024, Bakal Hadirkan Guyon Waton

Senin, 15 Juli 2024 - 16:45 WIB

Operasi Patuh Semeru Dimulai 15 hingga 28 Juli 2024, Ini Targetnya

Senin, 15 Juli 2024 - 16:24 WIB

Sepuluh Siswa Dari Jalur Afirmasi Terima Bantuan Seragam Dari Kepala Sekolah Smanew Gresik

Senin, 15 Juli 2024 - 15:42 WIB

PPDB Usai, 1 SD di Ponorogo Tak Dapat Murid Baru Sama Sekali

Senin, 15 Juli 2024 - 15:17 WIB

Idham Mustofa Terpilih Jadi Ketua PCNU Ponorogo Periode 2024-2029

Senin, 15 Juli 2024 - 09:23 WIB

Terus Diakui Kinerjanya Bank Jatim Dinobatkan Sebagai BUMD yang Inovatif dan Ekspansif

Senin, 15 Juli 2024 - 02:54 WIB

Pilbup Jember PPP Pilih Beri Rekom Gus Fawait

Minggu, 14 Juli 2024 - 21:17 WIB

Plt. Bupati Sidoarjo Dorong UMKM Warga Perum Citra Tropodo, Kucurkan Kredit dengan Suku Bunga Rendah

KANAL TERKINI