Dia menyebutkan, hasil penelitian dari jawaban 2400 pemilih perempuan terhadap Partai Politik pilihannya jika pemilu legislatif digelar hari ini maka hasilnya sebanyak 18,1 persen pemilih perempuan memilih partai GOLKAR, kemudian diurutan kedua 16,6 persen persen memilih PDI Perjuangan dan 16,3 persen memilih Gerindra , sebanyak 6,4 persen memilih PKS, sebanyak 6,1 persen memilih partai Demokrat, sebanyak 5,6 persen memilih PKB, Sebanyak 4,3 memilih PAN, sebanyak 4,1 memilih PPP dan sebanyak 3,1 persen memilih Nasdem dan gabungan partai partai lainnya sebanyak 5,2 persen sedangkan yang tidak memilih sebanyak 14,2 persen
Menanggapi hasil survei Warna Institut, Pengamat Politik dari Universitas Andalas yang juga, Arifki Chaniago menilai bahwa hasil survei itu membuktikan bahwa pemilih perempuan dalam menentukan Pilihannya di Pilpres 2024 sangat berpengaruh besar . Melihat peluang dukungan perempuan terhadap Airlangga Hartarto sangat besar, karena sosok Airlangga sebagai tokoh nasional dan sebagai Ketua Umum Golkar sangat besar.
“Airlangga cukup memiliki peluang untuk mendapat dukungan dari kalangan perempuan sebagai capres 2024,karena selain sebagai Ketua Umum Golkar, figur Airlangga juga cukup dikenal dikalangan perempuan,” kata Arifki Chaniago kepada wartawan, Selasa (8/11/2022).
Arifki menyebutkan bahwa Airlangga juga mendapatkan hati bagi kaum perempuan milenial di Pilpres 2024.Pasalnya Airlangga adalah sosok ke Bapakan dan memiliki kedekatan dengan kaum muda khususnya perempuan milenial. “Ya kalau Airlangga itu mendapatkan hati bagi kaum perempuan milenial, karena sosok ke Bapakan nya dan kedekatan dengan kaum muda, ” ucap Arifki.
Menurut Direktur Eksekutif Aljabar Strategi ini, bisa dipastikan juga peluang suara atau dukungan kaum hawa akan lebih memilih Airlangga Hartarto sebagai capres 2024.”Ya peluang suara atau dukungan kaum hawa akan lebih memilih sosok Airlangga Hartarto untuk menjadi capres 2024,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata dia, Airlangga sosok figur yang bisa menjadi idola bagi kaum perempuan baik kalangan emak-emak dan kaum wanita milenial, “ucapnya.
Selain itu, kata dia,Golkar dan Airlangga harus bekerja keras lagi untuk mendapatkan suara perempuan dengan melakukan berbagai pendekatan.” Golkar dan Airlangga harus kerja keras untuk mendekati kaum hawa baik emak-enak dan perempuan milenial, “benernya.@Ags
